Dianggap Lamban, KADIN Datangi Kantor BPN Anambas

ANAMBAS, RADARSATU.com – Ketua KADIN Anambas, Muh Nasrul Arsyad beserta sejumlah anggota KADIN mendatangi kantor BPN Anambas untuk mempertanyakan lambannya penerbitan sertifikat tanah masyarakat.

Setibanya di kantor BPN Anambas, Nasrul meminta penjelasan Kepala BPN Hermansyah Simatupang terkait lambannya penerbitan sertifikat tanah masyarakat.

Disampaikan Nasrul, di tengah pandemi Covid-19. Masyarakat sangat membutuhkan sertifikat tanah untuk digunakan sebagai agunan kredit di bank.

Dengan mendapatkan kredit bank, masyarakat dapat mengelola usaha yang ditekuninya.

” Kita mempertanyakan bagaimana proses sertifikat tersebut, saat ini sudah kita dapatkan penjelasan dari pihak BPN. Untuk sertifikat saat ini sudah selesai, menunggu proses penyerahan, terkait mekanismenya seperti apa, itu dari pihak mereka,” terang Nasrul, Kamis (19/8/2021).

Baca Juga :  Wabup Lingga Dipercaya Menjadi Wakil Ketua Tim 11 Pembentukan BPPKB Indonesia

Sementara itu, Hermansyah Simatupang memastikan bahwa sertifikat tanah masyarakat sudah dicetak, hanya saja penyerahannya menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat.

“Saat ini sertifikat sudah selesai tercetak semua, untuk penyerahan sertifikat ke masyarakat mekanismenya kita menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat karena ini adalah program nasional,” jelasnya.

Hermansyah membeberkan, saat ini kantor BPN Anambas telah menerbitkan 1.223 sertifikat tanah di Kecamatan Siantan hasil program PTSL tahun 2021.

Ia juga menegaskan, pengurusan sertifikat tanah sepenuhnya gratis. Sejauh ini belum ditemukan kendala dalam penerbitan sertifikat.

Baca Juga :  Bupati Lingga Resmikan SPAM Desa Tajur Biru

“Proses tidak ada yang terhambat, sertifikat sudah siap, adapun waktu proses pelaksanaan satu tahun program pelaksananya, pastinya saat ini proses penerbitan sertifikat di anambas sudah selesai dan sudah tercetak,” tutup Hermansyah.

(Hrs)
Editor: Patar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.