Truk Terpergok Sedang Buang Sampah, KPL Minta Lurah Melacak Keberadaannya

Mobil truk terpergok sedang membuang sampah di tepi jalan Aisyah Sulaiman, Dompak

TANJUNGPINANG, – – Satu unit truk berwarna merah BP 9758 UT terpergok oleh warga saat sedang membuang sampah di tepi Jalan Aisyah Sulaiman. Saat terlepas dari pengamanan warga, mobil tersebut pun langsung tancap gas meninggalkan lokasi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komunitas Peduli Lingkungan (KPL) Kota Tanjungpinang, Tomi meminta Lurah Dompak cepat tanggap dan melacak keberadaan truk tersebut.

“Saya sangat berharap pihak kelurahan cepat tanggap dan melacak keberadaan lori tersebut,” katanya, Jum’at (17/7).

Ia meminta agar sampah yang didominasi oleh sampah bangunan itu diangkut kembali oleh truk yang membuang sampah sembarangan tersebut.

Baca Juga :  Besok Kapal Tol Laut Sandar di Pelabuhan Letung

“Saya berharap dari pihak kelurahan untuk dapat menemukan dan menyuruh mereka angkat lagi sebagai pembelajaran dan efek jera bagi yang lain,” pintanya.

Tomi juga meminta agar Satpol-PP dapat menindak masyarakat dan tempat usaha yang membuang sampah secara sembarangan.

“Saya harap satpol pp bisa bertindak karna mereka lah yang menjalankan perda persampahan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kelurahan Dompak bersama masyarakat akan kembali memagar sepanjang tepi jalan Aisyah Sulaiman itu.

“Kami besok mau aksi buat magar,” katanya.

Heri berharap dengan dipagarinya sepanjang tepi jalan Aisyah Sulaiman itu dapat meminimalisir terjadinya pembuangan sampah di lokasi tersebut.

Baca Juga :  KPU Kepri Optimis Partisipasi Pemilih Capai 77,5 Persen

Bahkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Kebersihan dan Pertamanan (Perkim) Kota Tanjungpinang, Djasman juga mengaku akan mencari truk yang membuang sampah sembarangan itu.

“Akan kita cari truk pembuang sampahnya ini biar diangkat kembali baru 3 hari kita bersihkan malah dibuang lagi,” tegasnya.

Penulis: Nuel
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.