Bea Cukai Batam Gelar Operasi Gabungan di Pelabuhan Roro Telaga Punggur

Bea Cukai Batam bersama TNI-Polri dan ASDP tampak melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang berada di Pelabuhan Roro Telaga Punggur. (Foto: Istimewa).

BATAM, RADARSATU.COM – Tingkatkan sinergi dan koordinasi dalam pengawasan, Bea Cukai Batam bersama TNI-Polri dan ASDP melakukan operasi gabungan di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Kamis (11/8/2022).

Kegiatan operasi bersama ini bertujuan untuk mengamankan hak-hak keuangan negara dan meningkatkan kepatuhan akan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selama periode berlangsung tanggal 3 sampai 5 Agustus 2022, petugas operasi gabungan mengambil tindakan yang diperlukan dalam upaya pengamanan hak-hak negara dan pencegahan pelanggaran ketentuan Perundang-undangan yang berlaku.

“Pada saat melakukan operasi di lapangan, kami melakukan pemeriksaan kendaraan berdasarkan analisis manajemen risiko. Selama periode operasi petugas mencurigai beberapa kendaraan sehingga harus dilakukan pemeriksaan fisik,” kata Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Ambang Priyonggo.

Baca Juga :  Tahanan Polsek Palmatak Gantung Diri, Ini Penjelasan Kapolres

Ambang Priyonggo menjelaskan, dalam operasi tersebut terdapat enam kendaraan yang diperiksa fisik secara lebih mendalam. Kemudian petugas mendapatkan dua kendaraan yang diduga melakukan pelanggaran. Dua kendaraan tersebut didapati membawa 12 pcs kasur bekas dan 12 box polyester resin kit.

“Petugas melakukan penegahan terhadap kedua kendaraan tersebut. Barang bukti dibawa ke Kantor Bea Cukai Batam untuk diproses lebih lanjut. Pelabuhan Roro Telaga Punggur merupakan salah satu jalur utama lalu lintas barang yang akan keluar dan masuk ke Batam,” jelasnya.

Baca Juga :  Letkol Inf. Agus Redyanto Pegang Komando Kodim 0317/TBK

Dengan adanya kegiatan operasi bersama ini diharapkan aparat penegak hukum bisa saling bersinergi untuk meminimalisir potensi-potensi pelanggaran yang ada.

“Batam merupakan kawasan perdagangan bebas atau dikenal sebagal FTZ sehingga perlu dilakukan pengawasan ekstra dari satuan tugas Bea Cukai bersama aparat penegak hukum lainnya dengan menerapkan strategi pengawasan yang modern dan menggunakan sarana operasi yang tepat guna,” tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.