Daerah  

Tenggelam di Perairan Pelangiran, Masturi Ditemukan Meninggal

INHIL,RADARSATU.COM – Masturi (60), korban sampan karam di Perairan Teluk Bunian, Kecamatan Pelangiran telah ditemukan.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, pada Kamis 8 April 2021 sekitar pukul 22.35 wib, yang sebelumnya tenggelam kurang lebih 10 jam yang lalu.

Korban yang bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) merupakan warga Parit Sabak Jantan Desa Teluk Bunian Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Tenggelamnya Masturi, membuat masyarakat desa, Sat Polair Polres Inhil Kapal Patroli Pol IV-1601, Mako Sandar Kapal Teluk Lanjut, Basarnas, BPBD, Koramil 10/Pelangiran dan Polres Inhil melakukan penyisiran sungai mencari korban.

Baca Juga :  Gubri dan Bupati Rohil Kompak Tabur 10 Ribu Benih Ikan Air Tawar

“Sekitar pukul 22.35 wib, akhirnya korban atas nama Masturi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Perairan Sungai Pelangiran Desa Teluk Bunian,” kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan SH SIK MHum melalui Kapolsek Pelangiran Iptu Andi Aceh saat dikonfirmasi.

Jasad korban, dijelaskan Kapolsek telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Setelah korban kami evakuasi dan mencatat keterangan dari para saksi, jasad korban kami serahkan kepada pihak keluarga. Hasil pemeriksaan pada korban tidak ada tanda-tanda kekerasan,” jelasnya.

Baca Juga :  Jadi Tuan Rumah Porprov X Tahun 2022, Begini Kesiapan Pemkab Kuansing

Diketahui dari kronologi, sampan yang dikendarai Masturi bersama 6 orang lainnya tenggelam karena ombak dari sebuah pompong (alat transportasi sungai bermesin, red), saat hendak berangkat dari Desa Teluk Bunian menuju Sabak Jantan.  (Juki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.