Pemkab Inhil Matangkan Rencana Pemulangan 307 Jamaah Haji Kloter 07 pada 9 Juni 2026

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar rapat persiapan pemulangan Jamaah Haji Kloter 07 dan Kloter 11 Tahun 1447 H/2026 M di Aula Rapat Bapperida Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (4/6/2026).F-Istimewa

TEMBILAHAN, Radarsatu.com — Manajemen logistik dan pengaturan alur transportasi massal pasca-pelaksanaan ibadah transnasional di Arab Saudi terus dimatangkan oleh otoritas daerah guna menjamin keselamatan serta kenyamanan kepulauan para tamu Allah.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bergerak cepat dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) taktis persiapan pemulangan Jamaah Haji Kloter 07 dan Kloter 11 Tahun 1447 Hijriah atau bertepatan dengan kalender masehi 2026.

Agenda evaluasi dan pembagian pos tugas kedinasan tersebut dilangsungkan secara terpadu di Aula Rapat Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Indragiri Hilir pada Kamis, 4 Juni 2026.

Forum krusial ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Inhil, Drs. H. Tuah Muhammad Syaifullah, M.M., dengan melibatkan seluruh unsur instansi vertikal, dinas perhubungan, jajaran siber logistik, hingga tim medis yang tergabung dalam komando pendukung kepulangan jamaah.

Plt Asisten I, Tuah Muhammad Syaifullah, dalam draf arahannya menekankan bahwa ketepatan waktu (punctuality) dan sinergi komunikasi lintas sektoral menjadi kunci mutlak agar proses evakuasi kepulangan tidak menimbulkan penumpukan massa di pelabuhan maupun bandara transit.

Seluruh perangkat kepanitiaan diinstruksikan untuk bekerja secara totalitas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing demi menyajikan standar pelayanan publik yang prima bagi para orang tua dan kerabat warga netizen yang kembali ke Bumi Hamparan Kelapa Dunia.

Merujuk pada draf manifes resmi hasil rakor, rombongan Jamaah Haji Kloter 07 tercatat berjumlah 307 orang dan dijadwalkan akan bertolak dari embarkasi antara di Kota Batam pada Selasa, 9 Juni 2026 mendatang. Prosesi pelepasan dan pemeriksaan draf paspor berkala secara simbolis akan dipusatkan langsung dari kompleks Asrama Haji Batam.

Otoritas birokrasi Pemkab Inhil juga mewanti-wanti tim pendukung di lapangan untuk terus mengunci koordinasi dan memantau draf manifes cuaca perairan laut serta kesiapan armada kapal cepat (speedboat) sewaan yang akan membawa jamaah menuju dermaga Tembilahan.

Syaifullah berharap seluruh skema kedatangan, mulai dari penurunan bagasi air zam-zam hingga titik kumpul penjemputan oleh pihak keluarga, dapat berjalan linier dengan draf rencana awal serta steril dari kemacetan lalu lintas.

Melalui integrasi pengawasan yang ketat antara Pemkab Inhil, Kementerian Agama, dan otoritas pelabuhan ini, pemulangan jamaah haji kloter pertengahan tahun 2026 ini diharapkan menjadi momentum yang penuh berkah, aman, tertib, sekaligus memberikan rona kebahagiaan yang mendalam bagi masyarakat Indragiri Hilir yang telah rindu menanti kepulangan keluarga mereka dari Tanah Suci Mekkah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *