TMP Sukseskan Liga TopSkor Batam 2026, Wagub Nyanyang Lepas Dua Tim Wakili Kepri ke Babak Nasional

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menutup Liga TopSkor Zona Batam 2026 dan melepas dua tim wakil Kepri menuju babak nasional di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).F-Ravi

BATAM, Radarsatu.com – Taruna Merah Putih (TMP) Kota Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan sepak bola usia muda melalui suksesnya penyelenggaraan Liga TopSkor (LTS) Zona Batam 2026.

Kompetisi yang berlangsung selama empat bulan ini resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, di Beverly Hotel Batam, Sabtu (6/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Nyanyang juga secara resmi melepas dua tim terbaik, yakni DY FC dan SSB Citramas, yang akan mewakili Kepulauan Riau pada putaran nasional Liga TopSkor di Jakarta.

Keberhasilan pelaksanaan kompetisi ini menjadi bukti keseriusan TMP Batam dalam menghadirkan wadah kompetitif bagi pesepak bola muda daerah untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka menuju level yang lebih tinggi.

“Ajang seperti Liga TopSkor ini kami harapkan dapat melahirkan atlet-atlet terbaik yang siap mengharumkan nama Batam dan Kepri, bahkan menembus level tim nasional di masa depan,” ujar Nyanyang saat menutup kegiatan tersebut.

Penasihat Liga TopSkor Zona Batam, Nuryanto, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kompetisi hingga tuntas. Menurutnya, Liga TopSkor tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga sarana membangun mental juara dan menumbuhkan kebanggaan bagi para pemain muda.

“Para pemenang ini akan dikirim mewakili Provinsi Kepri ke Jakarta. Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bung Ali Akbar beserta jajaran yang telah menyelenggarakan Liga TopSkor ini dengan sangat baik dan lancar,” ujarnya.

Ketua Panitia Liga TopSkor Zona Batam 2026, Ali Akbar Haholongan, menjelaskan bahwa kompetisi tersebut merupakan program kerja yang diinisiasi oleh Taruna Merah Putih Kota Batam sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga usia dini.

Sebanyak 14 tim ambil bagian dalam turnamen yang terbagi ke dalam kategori U-14 dan U-16. Sistem kompetisi yang digunakan mengadopsi format liga profesional sesuai regulasi nasional Liga TopSkor.

“Kami menggunakan sistem kompetisi liga profesional mengikuti regulasi pusat dari Jakarta. Ada 14 tim yang berpartisipasi, terdiri dari 7 tim di kategori U-14 dan 7 tim di kategori U-16. Tim yang keluar sebagai juara otomatis menjadi wakil Kepri di tingkat nasional,” kata Ali Akbar.

Pada kategori U-14, DY FC berhasil tampil sebagai juara setelah menunjukkan performa konsisten sepanjang kompetisi. Posisi runner-up ditempati SSB BM FC, sementara Nanda FA berada di peringkat ketiga. Di kategori U-16, SSB Citramas keluar sebagai kampiun, disusul Bina Pratama di posisi kedua dan Bida Taruna di peringkat ketiga.

Selain melahirkan tim-tim terbaik, Liga TopSkor Batam 2026 juga menghasilkan sejumlah talenta menjanjikan. Vino Arya Pratama menjadi top scorer kategori U-14 dengan koleksi 17 gol, sedangkan Rafa Apriano Alfat meraih predikat serupa di kategori U-16 setelah mencetak 16 gol.

Keberhasilan penyelenggaraan Liga TopSkor Zona Batam 2026 semakin menegaskan peran Taruna Merah Putih Batam dalam mendukung ekosistem pembinaan sepak bola usia muda di Kepulauan Riau. Dengan berangkatnya DY FC dan SSB Citramas ke Jakarta, harapan besar kini disematkan agar kedua tim mampu membawa nama Kepri bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.

Penulis: RaviEditor: Riandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *