Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kepri Usung Tema Tahun Mengabdi untuk Masyarakat

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kepri, Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.F-Istimewa

BATAM, Radarsatu.com — Kedewasaan institusi penegak hukum dalam mengawal stabilitas keamanan nasional kini memasuki fase historis yang menandai matangnya dedikasi terhadap pelayanan publik.

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) secara masif mulai menggaungkan draf semangat menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun Anggaran 2026 dengan memperkenalkan draf logo resmi serta tema sentral “Tahun Mengabdi untuk Masyarakat”.

Slogan filosofis tersebut sengaja diangkat sebagai refleksi mendalam atas perjalanan panjang pengabdian Korps Bhayangkara yang telah genap mencapai delapan dekade, sekaligus menjadi komitmen yudisial dalam mentransformasikan sistem penegakan hukum, perlindungan, dan pengayoman yang sepenuhnya berorientasi pada kemaslahatan warga netizen di wilayah perbatasan.

Secara visual, draf desain logo Hari Bhayangkara ke-80 menonjolkan angka “80” sebagai representasi kematangan struktural serta kekayaan pengalaman siber maupun teritorial Polri dalam menjaga ketertiban umum.

Sentuhan perpaduan warna emas dan perak pada lambang tersebut mengemban rona makna simbolis, yakni keseimbangan antara rupa-rupa prestasi yang telah ditorehkan di masa lalu dengan gelora inovasi teknologi modern guna menjawab tantangan kamtibmas di masa depan.

Tak kalah penting, keberadaan lingkaran merah putih yang membalut angka ikonik tersebut mempertegas draf jati diri nasionalisme kepolisian sebagai benteng kokoh penjaga persatuan, kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan falsafah Pancasila.

Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kepri, Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., pada Sabtu, 6 Juni 2026, menjelaskan bahwa peringatan sewindu umur institusi ini dilepaskan dari sekadar seremoni euforia belaka.

Momentum pertengahan tahun 2026 ini diposisikan sebagai ruang evaluasi makro demi mendongkrak integritas personalia, memperluas digitalisasi draf jaminan siber pengaduan, serta memastikan kehadiran polisi di lapangan terasa semakin dekat, humanis, dan responsif. Pengabdian total yang konkret tanpa pamrih ditekankan menjadi draf ruh utama dari setiap embusan napas pelaksanaan tugas personel kepolisian di lapangan.

Menutup keterangannya, Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei mengajak seluruh tokoh masyarakat, netizen, pelaku usaha, hingga jajaran jurnalis di Kepri untuk saling mengunci sinergisitas dalam memelihara iklim investasi dan kondusivitas wilayah.

Lewat draf kampanye siber “Tahun Mengabdi untuk Masyarakat” ini, jajaran kepolisian berkomitmen penuh menyajikan standar pelayanan prima yang transparan dan akuntabel.

Melalui keterbukaan informasi dan penguatan instrumen hukum siber ini, Polda Kepri optimistis dapat mewujudkan ruang publik yang aman, damai, serta bebas dari rupa-rupa ancaman kejahatan transnasional demi kemajuan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *