Indeks

Dari Pelataran Partai, Semangat Bung Karno Kembali Bergema Ditangan Pemuda

elataran Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Batam menjadi saksi bisu berkumpulnya ratusan kader dalam suasana khidmat guna memperingati Bulan Bung Karno 2026.F-Ravi

BATAM, Radarsatu.com – Malam di pelataran Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Batam, Minggu (6/6/2026), terasa berbeda. Lampu-lampu sederhana menerangi wajah-wajah kader yang berkumpul dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Di antara alunan musik, pembacaan puisi, serta canda yang bersahutan, nama Bung Karno kembali menggema, menghidupkan ingatan tentang seorang tokoh yang pernah menyalakan api kemerdekaan bangsa.

Peringatan Hari Lahir Bung Karno tahun ini bukan sekadar seremoni. Ia hadir sebagai ruang perjumpaan antara gagasan dan generasi, antara sejarah dan masa depan.

Di Bulan Bung Karno 2026, kader-kader banteng di Kota Batam memilih merayakannya dengan cara yang dekat dengan rakyat: duduk bersama, berbagi tumpeng, berbagi minuman, dan berbagi semangat yang diwariskan sang proklamator.

Acara yang berkolaborasi bersama DPC PDI Perjuangan Kota Batam, DPD Banteng Muda Indonesia (BMI) Kepri dan DPC Taruna Merah Putih (TMP) Kota Batam itu berlangsung sederhana, namun sarat makna. Potongan tumpeng berpindah dari tangan ke tangan sebagai simbol syukur, sementara bait-bait puisi yang dibacakan kader TMP mengalir membawa pesan tentang perjuangan, nasionalisme, dan cita-cita yang belum selesai.

Di tengah suasana itu, Ketua DPC Taruna Merah Putih Kota Batam, Ali Akbar Haholongan, berdiri menyampaikan pandangannya. Baginya, Bung Karno bukan sekadar nama besar dalam buku sejarah, melainkan sumber semangat yang terus mengalir dalam denyut perjuangan generasi muda.

“Tentu menjadi semangat bagi kita bahwa pemuda hari ini menjadi ujung pergerakan partai dengan membawa semangat Bung Karno. TMP tentu menjadi garda terdepan dalam pergerakan partai ke depannya,” ujarnya.

Ucapan itu seakan menemukan gaungnya di antara para pemuda yang hadir malam itu. Sebab sejarah memang selalu bergerak melalui tangan-tangan generasi penerus. Dan bagi PDI Perjuangan, pemuda bukan hanya pelengkap organisasi, melainkan mesin penggerak yang menentukan arah perjalanan partai.

Pandangan serupa disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batam, Nuryanto. Menurutnya, masa depan partai berada di pundak generasi muda yang hari ini sedang ditempa oleh semangat perjuangan dan nilai-nilai Pancasila.

“Pemuda itu sangat penting. Mereka yang akan menjadi motor pergerakan ke mana arah partai berideologi Pancasila ini akan berlabuh. Maka kita yakin dengan semangat Bung Karno ini, pemuda-pemuda kita akan menjadi garda terdepan bagi partai,” katanya.

Malam pun terus berjalan. Musik masih terdengar, tawa masih pecah di beberapa sudut pelataran. Namun di balik kesederhanaan perayaan itu, tersimpan pesan yang jauh lebih besar: bahwa gagasan Bung Karno belum berhenti di lembar-lembar sejarah.

Ia hidup dalam ingatan, tumbuh dalam keyakinan, dan malam itu, di Batam, kembali dinyalakan oleh anak-anak muda yang percaya bahwa perjuangan tidak pernah benar-benar usai. Ia hanya berpindah tangan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Exit mobile version