Indeks

Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Kepri, Beri Motivasi kepada 300 Mahasiswa Penerima KIP Kuliah 2025

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Riki Rionaldi, memberikan motivasi kepada 300 Mahasiswa/i angkatan 2025 khususnya penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdulrahman di Jl.Lintas Barat KM 19 Ceruk Ijuk Bintan pada Selasa (11/11) Pagi.F-Istimewa

BINTAN, Radarsatu.com – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Riki Rionaldi, memberikan motivasi kepada 300 Mahasiswa/i angkatan 2025 khususnya penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdulrahman di Jl.Lintas Barat KM 19 Ceruk Ijuk Bintan pada Selasa (11/11) Pagi.

Dalam kegiatan Pembinaan Mahasiswa Baru KIP Kuliah 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa KIP tersebut, Kadis Riki Rionaldi diminta menyampaikan materi terkait “Interprener Keterlibatan Anak Muda Terhadap Ekonomi Mandiri”.

Riki dalam kesempatan itu lebih banyak menjalin interaksi dengan berdiskusi langsung dengan para mahasiswa/i yang terpilih mendapatkan beasiswa full selama 4 tahun (8 semester) dari negara.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi memberikan motivasi dan pemahaman terkait kondisi pemerintahan hari ini baik di Pusat, Provinsi dan Kabupaten/ Kota,” kata Riki Rionalidi.

Di era pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran, lanjut Riki Indonesia memiliki Visi besar yang dituangkan dalam astacita, kemudia dari astacita ini turunannya bagaimana membangun sumber potensi ekonomi baru hingga ke Desa-Desa dan Kelurahan, khususnya dengan adanya program strategis yang saat ini mulai berjalan di daerah.

“Diantaranya program Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih, dapur MBG dan ada juga program kampung nelayan yang sudah berjalan di beberapa wilayah Kepri Khususnya Batam,” ungkap Riki.

Lebih lanjut dijelaskan Riki, secara ekosistem perekonomian juga mahasiswa/ mahasiswi perlu cepat beradaptasi dengan peluang yang ada, untuk walaupun mereka masih dalam proses mahasiswa tapi mereka sudah harus selain belajar di kampus memetakan potensi-potensi daerah Kabupaten/ Kota di Kepri.

“Khususnya di Desa dan Kelurahan dimana mereka akan mengabdi sebagai mahasiswa saat Kuliah Kerja Nyata (KKN), mengabdi di tengah masyarakat dapat membantu pemberdayaan ekonomi lokal,” ujarnya.

Diakhir sesi paparannya, Riki juga memberikan materi terkait enterpreneurship (membangun jiwa kewirausahaan) dengan membaca peluang kebijakan pemerintah dan disesuaikan potensi wilayah lokal yang 90 persen perikanan dan kelautan.

Terpisah, Muhammad Khairul Ramadhan, salah seorang Mahasiswa senior penerima Beasiswa KIP Kuliah, yang sekaligus pengarah kegiatan mengatakan, pertemuan itu sebagai upaya pihak Kampus STAIN Sultan Abdulrahman dalam rangka memberikan edukasi pembinaan kepada mahasiswa angkatan pertama beasiswa KIP Kuliah dalam mengunakan uangnya dengan sebaik mungkin dengan maksimal, yang tentunya bisa dipergunakan untuk hal positif dan kebutuhan perkuliahan.

“Kegiatan ini memberi ruang bagi pembina dalam memberikan arahan, karena program KIP ini dimonitor langsung oleh Pemerintah Pusat,” ujar Khairil.

Dengan mengangkat tema acara yakni; “One Time, One Family: Merajut kebersamaan dan Merajut Prestasi untuk Meraih Masa Depan Gemilang”

Pihaknya sebagai penyelenggara lapangan secara khusus mengundang Riki Rionaldi selaku Kadis Koperasi dan UKM Kepri untuk memberikan materi dan motivasi kepada mahasiswa.

“Kita undang beliau selaku Kepala Dinas termuda di Pemprov Kepri dan bahkan seluruh Indonesia, sehingga diharapkan kehadiran beliau memberikan semangat dan warna baru,” ungkap Mahasiswa asal Kundur Utara Kabupaten Karimun ini.

“Bagi kami kemandiran ekonomi sangat penting dan fundamental, apalagi hari ini program Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih yang digarap oleh Dinas Koperasi dan UKM saat ini sedang digalakkan hingga sampai ke kampung-kampung,” ujarnya.

Khairil mengatakan, dengan kembalinya para mahaswa ke daerah masing-masing setidaknya menjadi bagian dalam program Pemerintahan Prabowo-Gibran yang hari ini digarap oleh Kadis Koperasi.

“Pada bulan 12 ini hingga sekitar 3 bulan, Adik-adik Mahasiswa akan libur semester dan akan pulang kampung ke daerahnya, tentunya mereka bisa menjadi Enterpreneur keterlibatan anak muda terhadap ekonomi mandiri,” katanya.

Kehadiran Riki Rionaldi di Kampus STAIN Sultan Abdulrahman, menurut Khairil disambut baik dan antusias oleh para mahasiswa. Mereka banyak melakukan dialog dan diskusi salah satunya bagiamana Dinas Koperasi dan UKM siap membukakan jalan bagi mahasiswa untuk membuka usaha.

“Respon mahasiswa bagus, ini sebagai take and give yang baik, tiktokan yang baik antara Pemerintah Daerah dengan institusi pendidikan STAIN Sultan Abdulrahman,” tandasnya.*

Exit mobile version