Daerah  

Dua Terdakwa Korupsi Hotel Kuansing Dituntut di Atas Lima Tahun Penjara

KUANSING, RADARSATU.com – Fachrudin dan Alfion Hendra terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan ruang pertemuan Hotel Kuansing tahun 2015 menjalani sidang tuntutan secara virtual di Pengadilan Negeri Tipikor Pekanbaru, Jum’at (6/8/2021).

Dari kantor Kejari Kuansing, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan terhadap kedua terdakwa. Kedua terdakwa dinilai melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP.

Kasus kedua terdakwa dinilai memenuhi unsur dakwaan primer dan terbukti secara sah dan meyakinkan.

Baca Juga :  Hendri Alfiandi Jabat Kepala Basarnas

Dalam persidangan itu, JPU meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara terhadap Fakhruddin selama 8 tahun dan pidana denda sebesar Rp 500 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Sementara itu, JPU meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara terhadap Alfion Hendra
selama 6 tahun dan 6 bulan serta pidana denda sebesar Rp 500 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Selanjutnya JPU juga membebankan uang pengganti sebesar Rp 5 miliar kepada almarhum Robert Tambunan Direktur PT Betania Prima.

Baca Juga :  Pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang Jatuh Adalah Jenis Boeing 737-524

Kajari Kuansing Hadiman mengatakan tuntutan terhadap kedua terdakwa sudah sesuai dengan sudah sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

Hadiman berharap majelis hakim menjatuhkan hukuman yang sesuai dengan tuntutan JPU.

“Saya tidak akan main-main dengan oknum yang melawan hukum, siapapun itu,” pungkasnya.

(Sartika)
Editor: Patar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.