Sering Mendapatkan Keluhan, Vicky Bahtiar Turun Langsung ke Lapangan Cek Pembangunan Pengendalian Banjir

TANJUNGPINANG, RADARSATU.COM – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Vicky Bahtiar dari Fraksi PKB turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terakait pembangunan folder pengendalian banjir yang ada di kota Tanjungpinang, Senin (26/04/2021).

Vicky Bahtiar merupakan anggota dewan termuda di Kota Tanjungpinang yang kerap mendapatkan aduan dan keluhan dari masyarakat terkait dampaknya pembangunan proyek tersebut.

Vicky mengucapkan terimakasih kepada BWS yang telah memperjuangkan anggaran terkait folder pengendalian banjir di Jalan Arif Rahman Hakim ini.

“Kami, DPRD Kota Tanjungpinang dari Komisi III sangat mendukung kegiatan ini, akan tetapi dengan catatan tidak mengabaikan hak hak masyarakat yang ada di sekitar,” ujarnya.

Baca Juga :  Bersama Istri, Bupati Lingga Imbau Masyarakat Pancur Patuhi Prokes

Vicky menjelaskan, dirinya sebagai wakil rakyat tidak anti pembangunan. Namun, bekerjalah secara profesional.

“Kami dapat keluhan dari masyarakat, terkait proyek ini, yang mana penimbunan ini mengunakan dumtruk sampai subuh. Ini membuat masyarakat sangat tidak nyaman karna beroperasi sampai subuh. Ini berdasarkan keluhan dari masyarakat juga adanya kerusakan fasilitas umum,” jelasnya.

Vicky berharap, sebagi penyambung lidah masyarakat, kiranya para kontraktor harus bertanggung jawab terkait dampat pekerjaan yang mereka kerjakan tersebut.

“Harapan saya sebagai perwakilan masyarakat, pihak kontraktor harus bertanggung jawab akibat efek pekerjaan di sekitar masyarakat. Untuk saat ini menyetop pekerjaan sebelum ada perjanjian dengan perusahaan dan BWS tentang kerusakan yang terjadi karna fakta di lapangan perusahaan kerja ugal-ugalan,” tambahnya.

Baca Juga :  Ini Pesan Bupati Karimun Kepada 257 Pejabat Yang Baru Dilantik?

Penulis : Hairi
Editor : Riandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.