Himalaya Sebut HY Sudah Non Aktif Sejak Oktober 2020

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Pengurus Himpunan Melaya Raya (Himalaya) Kota Tanjungpinang angkat bicara terkait kasus yang tengah membelit HY alias BR salah satu pengurus Himalaya Tanjungpinang.

Ketua Himalaya, Arie Sunandar menegaskan bahwa HY alias BR telah berstatus nonaktif dari jabatannya sebagai sekretaris sejak Oktober tahun 2020.

“Perhimpunan Melayu Raya Korwil Tanjungpinang telah menonaktifkan saudara HY alias BR sebagai Sekretaris Perhimpunan Melayu Raya Korwil Tanjungpinang terhitung
sejak pertengahan Oktober 2020 yang lalu,” Katanya, Sabtu (6/2).

Arie membeberkan, penonaktifan HY itu karena HY tidak kunjung menyelesaikan kasus penipuan dengan modus menawarkan proyek sejak bulan Maret 2020.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kepri Dorong Pemda Berikan Insentif ke Jurnalis dan Perusahaan Media

Ia menuturkan, pihaknya telah mengetahui kasus penipuan itu sejak Maret 2020 dan telah melakukan upaya mediasi sebanyak 3 kali agar HY segera menyelesaikan permasalahannya itu.

Namun, HY tidak kunjung menanggapi teguran pengurus, sehingga terpaksa dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Sekretaris Himalaya.

Ia juga menegaskan, perkara yang tengah dijalani HY murni kasus pribadi dan tidak berhubungan dengan kegiatan Himalaya.

“Perkara saudara
HY alias BR yang tengah ditangani Kepolisian Resort Tanjungpinang tidak ada hubungan
dari kegiatan kelembagaan Perhimpunan Melayu Raya Korwil Tanjungpinang,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Lingga Melepas Keberangkatan 19 JCH

Arie berharap agar HY dapat bersifat kooperatif dan menyelesaikan kasus hukum yang tengah dijalaninya.

Selain itu, Arie juga mendukung dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang tengah dijalani HY kepada aparat kepolisian.

“Mendukung dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum HY kepada Kepolisian Resort Tanjungpinang,” tambahnya.

Sebelumnya pada Rabu (3/2), Polres Tanjungpinang menangkap HY alias BR atas kasus penipuan dengan modus menawarkan proyek fiktif.

Penangkapan HY itu setelah polisi menerima aduan salah satu korban yang berinisial AGS yang mengaku telah ditipu oleh HY sehingga merugi 74 juta Rupiah.

Baca Juga :  Sat Polairud Polres Bintan Berikan Life Jacket ke Mayarakat Pesisir

(Nuel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.