Lewat Program pulaupenyengat.id, Generasi Muda Singapura Selami Tradisi Adat Melayu

Lewat Program pulaupenyengat.id, Generasi Muda Singapura Selami Tradisi Adat Melayu.F-Diskominfo Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Eksistensi Pulau Penyengat di Kota Tanjungpinang kini tidak sekadar berdiri sebagai ikon destinasi wisata sejarah unggulan di Provinsi Kepulauan Riau.

Lebih dari itu, pulau bersejarah ini bertransformasi menjadi laboratorium hidup berskala internasional yang kaya akan khazanah peradaban, nilai kebudayaan, serta kearifan lingkungan dunia Melayu.

Melalui program kolaboratif jangka panjang yang digagas bersama Nusantara Connect Singapore, platform komunitas pulaupenyengat.id kembali memboyong rombongan pelajar asal Singapura untuk menyelami langsung denyut nadi kehidupan masyarakat lokal di pulau pusat pertahanan Kerajaan Riau-Lingga tersebut.

Dalam kunjungan edukatif yang telah memasuki jilid keenam ini, para generasi muda Singapura tidak hanya datang sebagai pelancong biasa, melainkan melebur dalam keseharian warga dengan menginap selama empat malam berturut-turut.

Pendiri pulaupenyengat.id, Raja Farul, menerangkan pada Minggu, 7 Juni 2026, bahwa selama berada di pulau tersebut, para siswa terlibat aktif dalam serangkaian agenda padat gizi.

Mulai dari mempelajari tata krama dan adab kesopanan khas Melayu, menyaksikan visualisasi tradisi upacara pernikahan adat, hingga turun ke pesisir pantai untuk melakukan aksi konservasi lingkungan berupa penanaman bibit mangrove serta mengikuti budaya gotong royong pembersihan ruang publik.

Selain aspek pelestarian budaya dan ekologi, orientasi dari program pertukaran budaya lintas negara ini didesain untuk merangsang daya berpikir kritis dan ilmiah para siswa melalui metode riset lapangan.

Kelompok pelajar dari negara tetangga tersebut melakukan studi observasi mendalam mengenai implementasi konsep Community-Based Tourism (CBT) atau pariwisata berbasis masyarakat.

Mereka membedah bagaimana komunitas lokal di Pulau Penyengat mampu mengonsolidasikan diri menjadi motor penggerak ekonomi kreatif, sekaligus benteng utama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pariwisata sejarah agar tidak tergerus arus modernisasi.

Keberhasilan mempertahankan kemitraan hingga enam kali berturut-turut ini merefleksikan tingginya derajat kepercayaan internasional yang diberikan oleh Nusantara Connect Singapore terhadap profesionalisme tata kelola komunitas independen di Riau Kepulauan.

Sinergi ini sekaligus mempertegas posisi tawar Kota Tanjungpinang di kancah regional sebagai pusat destinasi wisata edukasi yang diperhitungkan dalam peta sejarah peradaban Nusantara.

Ke depan, pulaupenyengat.id berkomitmen untuk terus memperluas jaringan diplomasi kebudayaan serupa guna mencetak agen perubahan muda antarnegara yang menghargai keberagaman warisan masa lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *