Masuk Lima Besar Nasional, Riau Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Arsip Terbaik

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Indra.F-Istimewa

PEKANBARU, Radarsatu.com — Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam membenahi dan memodernisasi sistem administrasi pemerintahan kembali membuahkan pengakuan prestisius di panggung nasional.

Berdasarkan hasil pengawasan kearsipan tahun 2025 yang dirilis oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Provinsi Riau sukses menembus jajaran lima besar provinsi dengan pengelolaan arsip terbaik di Indonesia.

Pencapaian ini sekaligus mengukuhkan Bumi Lancang Kuning sebagai satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa yang berhasil menduduki kasta tertinggi dalam hal tata kelola kearsipan pemerintahan, bersanding ketat dengan daerah-daerah yang selama ini menjadi barometer administrasi negara.

Dalam penilaian berkala yang dilakukan oleh tim penguji pusat, Pemprov Riau berhasil mengantongi nilai impresif sebesar 94,21, yang membuatnya berhak menyandang predikat AA atau “Sangat Memuaskan”. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala ANRI, Dr. Mego Pinandito, pada Rabu, 20 Mei 2026, kepada perwakilan resmi Pemerintah Provinsi Riau.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau, Indra, mengonfirmasi bahwa apresiasi dari pemerintah pusat ini menjadi suntikan motivasi yang luar biasa bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus memperkuat keandalan dokumen negara serta menjaga konsistensi tertib administrasi secara profesional.

Proses evaluasi dan penilaian yang dilakukan oleh ANRI mencakup instrumen yang sangat menyeluruh dan berlapis. Parameter penilaian dimulai dari ketepatan pengelolaan arsip aktif dan inaktif, standardisasi proses pemusnahan dokumen kedinasan yang kedaluwarsa, pemanfaatan sistem penyimpanan berbasis digital, hingga efektivitas program pembinaan kearsipan yang dijalankan DPK Riau terhadap seluruh instansi di bawahnya.

Indra mengakui bahwa tantangan terbesar dalam mempertahankan ekosistem ini adalah menyamakan persepsi dan membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya arsip otentik sebagai pilar utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Berkat pendampingan yang intensif dan kerja keras para arsiparis di lapangan, kesadaran fungsional di lingkungan kerja Pemprov Riau kini mengalami lompatan kualitas yang signifikan.

Keberhasilan Riau menembus dominasi Pulau Jawa dalam daftar lima besar nasional—yang secara berurutan ditempati oleh Provinsi Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Riau—menjadi bukti sahih keberhasilan agenda reformasi birokrasi di daerah.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan seluruh rekam jejak pembangunan daerah terdokumentasi dengan aman untuk generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *