LINGGA, Radarsatu.com –Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Mayasari S.Sos., M.IP menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Lingga Tahun 2026 yang digelar sebagai bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lingga Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (11/2) dan menjadi forum penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.
Musrenbang tingkat kabupaten merupakan tahapan strategis dalam sistem perencanaan pembangunan daerah. Dalam forum ini, berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah, DPRD, unsur Forkopimda, perangkat daerah, hingga perwakilan masyarakat berkumpul untuk menyelaraskan prioritas pembangunan yang akan dituangkan dalam RKPD tahun berikutnya.

Kehadiran Ketua DPRD Lingga dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen lembaga legislatif untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam merumuskan arah pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa arah pembangunan Kabupaten Lingga tetap berpedoman pada visi kepala daerah, yakni mewujudkan Lingga yang berdaya saing dan sejahtera. Visi tersebut menjadi landasan utama dalam penyusunan berbagai program pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan daya saing daerah.
Visi tersebut kemudian dijabarkan ke dalam lima misi utama pembangunan daerah. Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan daerah. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan, layanan kesehatan yang lebih baik, serta penguatan kapasitas masyarakat agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Misi kedua adalah peningkatan kualitas infrastruktur yang berkelanjutan. Pembangunan infrastruktur dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Lingga. Infrastruktur yang memadai juga diharapkan mampu membuka akses terhadap berbagai peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Misi ketiga yaitu peningkatan perekonomian daerah melalui pengembangan sektor unggulan. Kabupaten Lingga memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor perikanan, pariwisata, hingga potensi sumber daya alam lainnya yang dapat menjadi penggerak ekonomi daerah.
Selanjutnya, misi keempat adalah pembangunan kebudayaan serta penguatan ketahanan sosial masyarakat. Pelestarian nilai-nilai budaya, khususnya budaya Melayu, dipandang penting sebagai identitas daerah sekaligus sebagai kekuatan sosial dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat.
Sementara itu, misi kelima berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan yang berdaya saing. Pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta adaptif terhadap perkembangan menjadi kunci dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas.
Selain lima misi tersebut, pemerintah daerah juga menetapkan lima program unggulan yang menjadi prioritas pembangunan daerah. Program pertama adalah peningkatan ekonomi dan investasi daerah dengan mendorong masuknya investasi yang mampu membuka lapangan kerja serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Program kedua adalah pemberantasan kemiskinan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat serta peningkatan akses terhadap peluang ekonomi. Pemerintah daerah terus berupaya agar angka kemiskinan dapat ditekan secara signifikan melalui berbagai kebijakan yang tepat sasaran.
Program ketiga yakni peningkatan pemerataan pembangunan infrastruktur. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi juga menjangkau wilayah-wilayah lainnya di Kabupaten Lingga.
Program keempat adalah peningkatan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Kualitas pelayanan dasar yang baik diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Sementara itu, program kelima adalah pengarusutamaan budaya Melayu dalam berbagai aspek pembangunan daerah. Budaya Melayu dipandang sebagai identitas yang harus terus dijaga dan dilestarikan di tengah arus modernisasi.
Dalam forum Musrenbang tersebut, DPRD Kabupaten Lingga juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal arah pembangunan daerah, khususnya dalam proses penyusunan RKPD Tahun 2027. Sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dinilai sangat penting agar program pembangunan yang dirancang benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Adapun tema pembangunan Kabupaten Lingga yang diangkat dalam Musrenbang tahun ini adalah “Pengembangan pertumbuhan ekonomi berbasis keunggulan daerah, investasi, pemerataan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan tata kelola pemerintahan yang baik serta menjunjung nilai-nilai budaya.”
Tema tersebut mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dengan memanfaatkan potensi daerah secara optimal. Selain itu, pemerataan pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian utama agar seluruh wilayah dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata.
Sejalan dengan tema tersebut, DPRD Kabupaten Lingga juga menilai pentingnya kembali menegaskan sejumlah prioritas pembangunan daerah yang perlu menjadi perhatian bersama pada tahun 2027. Salah satunya adalah pengembangan produktivitas ekonomi melalui pemanfaatan sektor-sektor unggulan yang dimiliki daerah.
Selain itu, pembangunan infrastruktur dasar yang efektif dan efisien juga dinilai sangat penting untuk mendukung berbagai aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat. Infrastruktur yang memadai akan mempermudah mobilitas barang dan jasa, serta membuka peluang pengembangan ekonomi baru di berbagai wilayah.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi prioritas utama melalui penguatan layanan pendidikan dan kesehatan. Pembangunan manusia yang berkualitas diyakini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial secara berkelanjutan.
Di sisi lain, pembangunan kebudayaan dan penguatan ketahanan sosial masyarakat juga menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Nilai-nilai budaya yang kuat diyakini mampu memperkuat jati diri masyarakat serta menjaga harmoni sosial di tengah perubahan zaman.
DPRD Kabupaten Lingga juga menekankan pentingnya penerapan tata kelola pemerintahan yang baik dan adaptif terhadap berbagai dinamika yang terjadi. Pemerintahan yang transparan dan akuntabel akan meningkatkan kepercayaan masyarakat serta menciptakan iklim pembangunan yang sehat.
Selain itu, DPRD juga berpandangan bahwa masih terdapat sejumlah sektor yang perlu mendapat perhatian serius dan konsisten dari pemerintah daerah, tidak hanya pada tahun 2027 tetapi juga dalam jangka panjang.
Beberapa di antaranya adalah percepatan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran yang masih menjadi tantangan pembangunan daerah. Upaya pengentasan kemiskinan perlu dilakukan secara terintegrasi melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selanjutnya adalah percepatan pencapaian kemandirian desa di berbagai bidang, baik sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Desa yang mandiri diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah secara keseluruhan.
Pemerataan kualitas infrastruktur wilayah juga menjadi perhatian penting, termasuk pembangunan sarana ekonomi yang berwawasan lingkungan. Pembangunan yang memperhatikan aspek keberlanjutan diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Di samping itu, pengembangan industri kecil menengah dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga perlu terus didorong. Sektor UMKM memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penerapan prinsip-prinsip good governance dalam penyelenggaraan pemerintahan juga menjadi salah satu fokus yang harus terus diperkuat. Tata kelola pemerintahan yang baik akan mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan transparan.
Melalui Musrenbang tingkat Kabupaten Lingga Tahun 2026 ini, DPRD berharap dokumen RKPD Kabupaten Lingga Tahun 2027 yang dihasilkan nantinya benar-benar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah yang ada.
Lebih dari itu, forum Musrenbang ini juga diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Lingga.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, pembangunan Kabupaten Lingga diharapkan dapat berjalan lebih optimal, sehingga mampu membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.



