TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terus menancapkan komitmen kuat dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor olahraga prestasi. Langkah taktis ini diwujudkan oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, dengan membuka secara resmi Pelatihan Wasit dan Juri Cabang Olahraga Atletik di Hotel Bintan Plaza, Tanjungpinang, Senin (18/5/2026).
Dalam pidato sambutannya, Lis Darmansyah menegaskan bahwa olahraga merupakan salah satu pilar fundamental dalam membentuk fondasi SDM yang unggul dan kompetitif. Melalui olahraga, pemerintah tidak hanya membidik kebugaran fisik masyarakat, tetapi juga menyuntikkan nilai-nilai karakter esensial.
“Melalui olahraga, kita tidak hanya membentuk kebugaran jasmani, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur seperti disiplin, kejujuran, kerja keras, sportivitas, serta merajut semangat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Lis Darmansyah di hadapan para peserta.
Lis menambahkan, akselerasi pembinaan prestasi olahraga wajib dieksekusi secara terencana, sistematis, berkesinambungan, serta dipayungi oleh SDM yang profesional dan berintegritas tinggi. Di sinilah letak urgensi penyegaran kompetisi yang sehat.
“Keberadaan wasit dan juri memiliki peran yang sangat strategis dalam mendikte kualitas dan kredibilitas sebuah kompetisi. Wasit dan juri bukan sekadar pelaksana tugas mekanis di lapangan, melainkan representasi dari simbol keadilan, ketegasan, dan integritas tertinggi dalam dunia olahraga,” tegasnya.
Adopsi Regulasi World Athletics untuk Dongkrak Kredibilitas
Lebih dalam, Lis memaparkan bahwa ketukan keputusan yang diambil oleh pengadil lapangan sangat berdampak pada marwah penyelenggaraan kejuaraan. Oleh sebab itu, pelatihan ini menjadi pembuktian konkret Pemko Tanjungpinang untuk meng-upgrade sertifikasi pengadil sirkuit atletik lokal ke level yang lebih tinggi.
Lis berharap kurikulum pelatihan ini mampu membekali para peserta dengan pemahaman regulasi yang mutakhir, mengacu secara rigid pada standar internasional World Athletics. Selain itu, aspek ketahanan mental (mental toughness) dan etika profesi juga menjadi menu wajib yang harus diserap.
“Agenda ini sejalan dengan visi besar pemerintah daerah dalam mengembangkan olahraga prestasi sekaligus olahraga rekreasi masyarakat yang berkualitas. Kami optimistis dari ruangan ini akan lahir wasit dan juri atletik yang handal, yang mampu menegakkan aturan secara adil, konsisten, dan tanpa kompromi di setiap kejuaraan,” tambah Lis.
Momentum pelatihan ini kian krusial mengingat Tanjungpinang tengah bersiap mematangkan diri sebagai hilir pembinaan, sekaligus bersiap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Ke-VI Kepri Tahun 2026 untuk cabang olahraga atletik.
Gandeng PASI dan IGORNAS, Diklat Berlangsung Lima Hari
Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang, Ruli Friadi, menyebutkan bahwa diklat ini merupakan upaya sistematis untuk melakukan standarisasi mutu perwasitan nomor-nomor atletik di Tanjungpinang.
“Ini adalah batu loncatan awal untuk membangun korps wasit dan juri atletik di Kota Tanjungpinang yang memiliki objektifitas tinggi, profesional, serta mampu memimpin jalannya laga sesuai dengan regulasi resmi technical handbook yang berlaku,” papar Ruli.
Berdasarkan laporan teknis, pelatihan intensif ini diikuti oleh 20 peserta pilihan yang didelegasikan dari dua organisasi jangkar, yakni:
-
Pengurus Kota Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Tanjungpinang
-
Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kota Tanjungpinang
Diklat perwasitan ini dijadwalkan bergulir maraton selama lima hari, terhitung mulai tanggal 18 hingga 22 Mei 2026 di Hotel Bintan Plaza. Output dari kegiatan ini diproyeksikan langsung untuk menyuplai kebutuhan tenaga teknis official pada berbagai event skala regional, khususnya menyukseskan gelaran akbar Porprov 2026 mendatang.



