May Day 2026: Ady Indra Pawennari Tegaskan Jurnalis Adalah Bagian dari Buruh

Ketua Umum Komunitas Jurnalis Kepri, Ady Indra Pawennari.F-Istimewa

BATAM – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026 menjadi ajang refleksi penting bagi dunia pers di Kepulauan Riau. Ketua Umum Komunitas Jurnalis Kepri, Ady Indra Pawennari, secara tegas mengingatkan publik bahwa jurnalis adalah buruh dan pekerja yang memiliki peran vital dalam mengawal demokrasi serta pembangunan daerah.

Menurutnya, pandangan yang memisahkan profesi jurnalis dengan sektor pekerja industri lainnya perlu diluruskan, mengingat insan pers bekerja di bawah tekanan tinggi, tenggat waktu yang ketat, serta tanggung jawab moral yang besar terhadap publik.

Ady Indra Pawennari menjelaskan bahwa jurnalisme bukan sekadar profesi intelektual, tetapi juga ruang pengabdian para pekerja yang memiliki hak dasar atas kesejahteraan, perlindungan hukum, dan lingkungan kerja yang aman.

Di tengah pesatnya disrupsi digital dan percepatan arus informasi saat ini, tantangan yang dihadapi pekerja media justru semakin kompleks.

Ketidakpastian industri media serta risiko keselamatan saat melakukan peliputan di lapangan menjadi isu krusial yang harus disikapi secara serius oleh semua pemangku kepentingan, termasuk perusahaan media dan pemerintah.

Lebih lanjut, Ady menekankan bahwa ekosistem pers yang sehat hanya bisa lahir dari jurnalis yang memiliki tingkat kesejahteraan memadai.

Jika para pekerja media terlindungi dan dihargai hak-haknya, maka kualitas informasi yang diproduksi juga akan semakin independen, profesional, dan bermartabat.

Ia mendorong agar solidaritas lintas profesi terus diperkuat guna memperjuangkan nasib para garda terdepan penyampai informasi tersebut agar tetap bisa bekerja secara objektif tanpa dibayangi kekhawatiran ekonomi maupun keselamatan.

Menutup penyampaiannya, tokoh pers Kepri ini mengucapkan selamat Hari Buruh 2026 kepada seluruh elemen pekerja di tanah air, khususnya bagi rekan-rekan jurnalis yang bertugas di wilayah Kepulauan Riau.

Ia berharap momentum tahun ini menjadi titik balik bagi penguatan hak-hak pekerja media sehingga profesi ini tetap menjadi pilar demokrasi yang kuat dan dihargai oleh seluruh lapisan masyarakat.

Solidaritas para jurnalis diharapkan menjadi motor penggerak terciptanya iklim kerja yang lebih manusiawi dan sejahtera di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *