TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di kancah nasional. Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, dijadwalkan menerima penghargaan bergengsi dalam ajang Nasional Governance Award (NGA) 2026 yang akan diselenggarakan di Hotel The Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepri, Hendri Kurniadi, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap Pemerintah Daerah yang dinilai berprestasi dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Gubernur Ansar Ahmad dipilih menerima penghargaan ini karena dinilai sangat berhasil dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah kepulauan. Ini adalah pencapaian yang luar biasa mengingat tantangan geografis kita yang unik,” ujar Hendri, Kamis (23/4/2026).
Dua Kategori Strategis
Ajang NGA 2026 kali ini menitikberatkan pada dua kategori utama, yaitu Economic Growth (Pertumbuhan Ekonomi) dan Strategic Leadership (Kepemimpinan Strategis). Gubernur Ansar dinilai mampu menyeimbangkan kedua aspek tersebut melalui kebijakan yang pro-rakyat dan adaptif terhadap dinamika wilayah perbatasan.
Hendri menambahkan, Gubernur Ansar selalu menekankan bahwa setiap penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja keras dan andil dari seluruh masyarakat Kepulauan Riau. Oleh karena itu, ia mengajak warga Kepri untuk menyaksikan momentum bersejarah ini.
“Gubernur meminta agar momen ini bisa dirasakan bersama oleh masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk menyaksikan prosesi penyerahannya melalui live streaming di MetroTVNews besok malam,” tambahnya.
Agenda Padat di Jakarta
Selain menerima penghargaan pada malam hari pukul 19.30 WIB, Gubernur Ansar Ahmad juga dijadwalkan menjadi narasumber dalam program Selamat Pagi Indonesia di Metro TV pada Jumat pagi pukul 09.00 WIB.
Dalam dialog tersebut, Gubernur akan membedah tema strategis bertajuk “Tangan Dingin dalam Membangun Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (FTZ) Bintan dan Karimun di Perbatasan Indonesia”. Agenda ini diharapkan dapat semakin memperkenalkan potensi investasi dan keunggulan kompetitif Kepulauan Riau di level nasional maupun internasional.



