BATAM, Radarsatu.com – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Centre, saat Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi melepas 641 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Batam untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (16/4/2026) pagi.
Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Firmansyah, serta jajaran Forkopimda dan kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
Dalam arahannya, Amsakar menekankan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang memerlukan kesiapan mental yang matang.
Mengingat masa tunggu keberangkatan yang mencapai belasan hingga puluhan tahun, ia meminta para jemaah untuk menjaga hati agar tetap bersih dan melepaskan sejenak segala beban urusan duniawi yang ditinggalkan di tanah air.
Fokus utama jemaah harus sepenuhnya tertuju pada upaya mengharap rida Allah SWT agar proses ibadah berjalan lancar.
Selain aspek spiritual, Wali Kota juga memberikan pesan khusus mengenai pentingnya menjaga solidaritas antarjemaah selama berada di Tanah Suci.
Menghadapi jutaan manusia dengan latar belakang budaya yang berbeda menuntut kesabaran ekstra. Amsakar meminta jemaah asal Batam untuk saling menguatkan dan tidak ragu berkoordinasi dengan petugas haji jika menemui kendala.
Ia menjamin bahwa petugas yang dikirim oleh pemerintah daerah akan bersiaga memberikan pelayanan maksimal selama 24 jam penuh.
Ada momen menarik dalam pelepasan kali ini, di mana Amsakar Achmad mengungkapkan bahwa dirinya juga terdaftar sebagai salah satu calon jemaah haji tahun ini.
Uniknya, orang nomor satu di Batam tersebut memilih menunaikan rukun Islam kelima melalui jalur haji reguler, bukan jalur khusus. Ia menjelaskan bahwa keberangkatan ini merupakan buah dari hasil tabungannya selama 20 hingga 25 tahun terakhir.
Keputusannya menggunakan jalur reguler didasari keinginan untuk merasakan perjuangan yang sama dan membaur langsung dengan masyarakat.
Berdasarkan jadwal resmi, Amsakar direncanakan bertolak ke Tanah Suci pada 21 Mei 2026 dan dijadwalkan kembali ke tanah air pada 30 Juni 2026.
Di akhir sambutannya, ia memohon doa restu dari seluruh masyarakat Batam agar dirinya beserta ratusan jemaah lainnya diberikan kesehatan, kekuatan fisik, serta keselamatan hingga kembali ke rumah masing-masing dengan predikat haji yang mabrur dan mabrurah.
Pemerintah Kota Batam berharap keberangkatan 641 jemaah ini menjadi berkah bagi daerah. Amsakar secara khusus menitipkan doa agar Kota Batam terus diberikan kemajuan, kedamaian, dan kesejahteraan.
Selepas acara seremonial, para jemaah tampak haru bersalaman dengan jajaran pimpinan daerah sebelum nantinya memasuki asrama haji sebagai tahapan akhir sebelum terbang ke Arab Saudi.



