TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi warga perantau Minang dalam menggerakkan roda perekonomian di ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Halal Bihalal Perserikatan Sosial Minang Maimbau (PSMM) di Gedung Asrama Haji Tanjungpinang, Minggu (12/4/2026) malam.
Mengusung tema filosofis “Dima Bumi Dipijak, Disinan Langik Dijunjuang”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga keharmonisan masyarakat Minang di perantauan.
Motor Penggerak Sektor Perdagangan
Zulhidayat menegaskan bahwa PSMM memiliki peran vital dalam stabilitas ekonomi daerah, terutama melalui sektor perdagangan yang menjadi keahlian utama warga Minang.
“Jika kita berbicara mengenai struktur ekonomi Tanjungpinang, kontribusi signifikan datang dari anggota PSMM. Kemampuan berdagang warga Minang telah menjadi motor penggerak ekonomi yang luar biasa bagi daerah kita,” ujar Zulhidayat di hadapan ratusan tamu undangan.
Fokus Pembangunan Sumber Daya Manusia
Di tengah tantangan ekonomi global yang belum stabil, Sekda Zulhidayat mengajak seluruh paguyuban untuk bersinergi dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, penguatan kapasitas individu dan semangat gotong royong adalah modal utama dalam menghadapi masa sulit.
“Pemerintah terus berupaya membangun sesuatu yang mendasar, yaitu SDM. Dengan semangat mufakat dan kebersamaan yang dimiliki PSMM, saya yakin silaturahmi ini akan menjadi modal sosial yang kuat untuk menjaga kondusivitas kota,” tambahnya.
Sinergi 11 Kelompok Minang
Ketua Umum PSMM Tanjungpinang, Fadril Usman, menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya merupakan wadah besar yang menghimpun 11 kelompok paguyuban Minang. PSMM berkomitmen untuk selalu berjalan beriringan dengan kebijakan pemerintah daerah.
“PSMM siap membantu menyukseskan berbagai program Pemerintah Kota Tanjungpinang. Halal bihalal ini adalah tradisi rutin yang kami jaga untuk memastikan komunikasi antar tokoh dan warga Minang tetap terjalin erat,” ungkap Fadril.
Acara yang berlangsung hangat ini turut dihadiri oleh para ketua paguyuban di bawah naungan PSMM, antara lain Ikassel, IKSS, IKLL, IKLASS, IWAPBS, PKDP, IKTD, IKPK, IKP, IKPS, dan IKLA, yang menunjukkan soliditas warga Minang di Kota Gurindam.



