PEKANBARU, Radarsatu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah terus bergerak menjaga stabilitas harga pangan. Pada pekan ini, jangkauan Operasi Pasar Murah diperluas hingga mencakup tiga kabupaten guna memastikan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perindagkop UKM Riau, M Taufiq Oesman Hamid melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Tetty Nurdianti, menjelaskan bahwa berbeda dari pekan sebelumnya, distribusi lokasi kali ini lebih merata di luar Kota Pekanbaru.
Jadwal dan Lokasi Operasi Pasar Murah
Kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari berturut-turut mulai pukul 08.30 WIB dengan rincian lokasi sebagai berikut:
| Hari / Tanggal | Lokasi Operasi Pasar Murah | wilayah |
| Senin, 13 April | Halaman Kantor Kelurahan Minas Jaya | Kec. Minas, Kab. Siak |
| Selasa, 14 April | Halaman Kantor Lurah Pebatuan | Kec. Kulim, Pekanbaru |
| Rabu, 15 April | Halaman Kantor Desa Tarai Bangun | Kec. Tambang, Kab. Kampar |
| Kamis, 16 April | Halaman Ramayana | Pangkalan Kerinci, Kab. Pelalawan |
| Jumat, 17 April | Halaman Kantor Kelurahan Air Dingin | Kec. Bukit Raya, Pekanbaru |
Daftar Harga Bahan Pokok
Masyarakat dapat menebus berbagai komoditas pangan dengan harga di bawah pasar, di antaranya:
-
Beras SPHP: Rp60.000 / 5 kg.
-
Beras Anak Daro/Sokan (Premium): Rp83.000 / 5 kg atau Rp165.000 / 10 kg.
-
Minyakita: Rp15.500 / bungkus.
-
Tepung Segitiga Biru: Rp13.000 / bungkus.
-
Garam: Rp2.000 (kemasan 200g/250g).
-
Komoditas Lain: Cabai merah, bawang merah, bawang putih, kentang, dan telur ayam (harga dinamis menyesuaikan harga petani/pasar).
Imbauan Bagi Masyarakat
Pemerintah mengimbau warga yang ingin berbelanja agar datang tepat waktu dan mengantre dengan tertib untuk kenyamanan bersama. Selain itu, warga sangat disarankan membawa kantong belanja sendiri dari rumah.
“Kami ingin memastikan ketersediaan stok, kelancaran distribusi, dan harga yang stabil di tengah masyarakat. Kami juga mengajak warga mengurangi penggunaan kantong plastik dengan membawa tas belanja mandiri,” pungkas Tetty Nurdianti.



