PEKANBARU, Radarsatu.com – Pemerintah Provinsi Riau memastikan kesiapan kesehatan calon jemaah haji (CJH) tahun 1447 H/2026 M berjalan optimal. Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Simpang Tiga, Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (2/4/2026).
Dalam peninjauannya, Zulkifli mengapresiasi kelancaran proses vaksinasi yang telah berlangsung selama empat hari tersebut. Tercatat, sekitar 1.700 calon jemaah haji asal Kota Pekanbaru telah mendapatkan layanan imunisasi sebagai syarat mutlak keberangkatan ke Tanah Suci.
“Alhamdulillah, pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar. Sekitar 1.700 jemaah di Pekanbaru sudah divaksin. Kami berharap seluruh jemaah dapat beribadah dengan khusyuk dalam kondisi fisik yang prima,” ujar Zulkifli Syukur.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fedriyanto, menjelaskan bahwa vaksinasi ini melibatkan jemaah dari 15 kecamatan di Pekanbaru dengan rata-rata pelayanan 300 jemaah per hari. Pada hari terakhir, fokus pelayanan diberikan kepada jemaah dari Kecamatan Senapelan, Payung Sekaki, Pekanbaru Kota, dan Binawidya.
Hazli merinci terdapat tiga jenis vaksin wajib bagi CJH, yaitu Vaksin COVID-19, Meningitis, dan Polio. Selain itu, pihaknya juga menyediakan vaksin influenza yang bersifat anjuran guna memperkuat imunitas jemaah selama di Arab Saudi.
“Kami memaksimalkan fasilitas di Puskesmas Simpang Tiga agar semua tahapan medis ini selesai tepat waktu sebelum jadwal keberangkatan,” tambahnya.
Salah seorang jemaah, Putri Susanti, mengaku antusias mengikuti rangkaian persiapan ini. Selain vaksin wajib, ia juga memilih mengambil vaksin influenza sebagai langkah preventif. “Persiapan fisik sangat penting, jadi semua anjuran kesehatan dari pemerintah saya ikuti agar ibadah nanti lancar,” ungkapnya.
Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen terus mengawal seluruh tahapan persiapan haji agar para jemaah dapat berangkat dengan aman, nyaman, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat.



