Gubernur Ansar Ajak Warga Kepri Kejar Keberkahan Ramadhan 1447 H di Pulau Penyengat

Tabligh Akbar tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Ansar Ahmad, Wagub Nyanyang Haris Pratamura, Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar dan Ketua BKOW Kepri Nenny Dwiyana Nyanyang.F-Diskominfo Kepri

TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Guna menyambut kehadiran Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menggelar Tabligh Akbar dan Doa Bersama yang berpusat di Halaman Balai Kelurahan Pulau Penyengat, Sabtu (7/2/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad didampingi Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat. Momentum ini menjadi ajang penguatan spiritual bagi masyarakat Kepulauan Riau sebelum memasuki bulan puasa.

Ramadhan: Momentum Transformasi Diri

Dalam arahannya, Gubernur Ansar Ahmad menekankan pentingnya persiapan matang, baik secara fisik maupun batin. Ia mengingatkan bahwa Ramadhan adalah fase krusial bagi umat Islam untuk meraih pahala yang dilipatgandakan.

“Jangan sampai Ramadhan berlalu begitu saja seperti angin, tanpa kesan dan pesan. Mari kita siapkan diri sebaik-baiknya agar bulan mulia ini benar-benar memberikan makna bagi perbaikan kualitas iman kita,” pesan Gubernur Ansar.

Beliau juga menyoroti keutamaan malam Lailatul Qadar dan turunnya Al-Qur’an sebagai alasan mengapa umat Muslim harus lebih giat beribadah dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Kepedulian Sosial: Santunan Anak Yatim dan Lansia

Tidak hanya sekadar seremonial, kegiatan ini diwarnai dengan aksi nyata kepedulian sosial. Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang secara simbolis menyerahkan 150 paket sembako serta tali asih kepada anak yatim piatu dan kaum lansia di Pulau Penyengat.

Langkah ini sejalan dengan pesan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Abdil Muhadir Ritonga. Dalam ceramahnya, ia menyebutkan bahwa puasa bukan hanya soal menahan lapar, tetapi juga tentang memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial.

“Ramadhan adalah bulan pendidikan rohani. Allah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kita untuk kembali memperbaiki diri. Perbanyak sedekah dan pedulilah pada sesama, karena di situlah letak keberkahan yang sesungguhnya,” tutur Ustadz Abdil.

Doa Bersama untuk Keberkahan Negeri

Acara ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat. Seluruh jamaah yang hadir mendoakan agar masyarakat Kepulauan Riau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan iman, serta keberkahan dalam menjalani ibadah selama sebulan penuh nantinya.

Kehadiran tokoh penting seperti Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari, dan jajaran pimpinan OPD semakin menambah kehangatan acara di pulau bersejarah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *