Polisi Amankan Pria Terduga Pelaku Penganiayaan di Dusun Luap, Situasi Siantan Timur Kembali Kondusif

Jajaran Polsek Siantan bergerak cepat menangani insiden dugaan penganiayaan yang meresahkan warga di Dusun Luap, Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur, Rabu (4/2/2026).F-Istimewa

ANAMBAS, Radarsatu.com – Jajaran Polsek Siantan bergerak cepat menangani insiden dugaan penganiayaan yang meresahkan warga di Dusun Luap, Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur, Rabu (4/2/2026). Langkah sigap ini diambil guna meredam potensi konflik dan menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.

Operasi pengamanan dipimpin langsung oleh Ps. Kanit Reskrim Polsek Siantan, IPDA Vicky Satria Irawan, S.H., M.H. Petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial A (24) yang diduga melakukan pemukulan terhadap sejumlah warga secara membabi buta.

Kronologi Kejadian Peristiwa bermula sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku berinisial A mendatangi korban ES (19) dan memukul bagian punggungnya tanpa alasan yang jelas. Tak berhenti di situ, pelaku kembali beraksi dengan menyerang ED (24) yang tengah memperbaiki sepeda motor, serta melukai korban N (29) yang saat itu mencoba melerai keributan.

Akibat aksi tersebut, korban N dilaporkan mengalami luka di bagian kening, memar di pipi, serta luka di lutut. Warga segera melarikan korban ke Puskesmas Siantan Timur untuk mendapatkan perawatan medis.

Pendekatan Humanis Kepolisian Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Siantan, IPTU Dodi Setiawan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan tanpa perlawanan. Namun, polisi memberikan perhatian khusus pada kasus ini karena menyangkut kondisi kejiwaan pelaku.

“Kami menangani perkara ini dengan tetap memperhatikan aspek kemanusiaan. Berdasarkan informasi pihak keluarga, terduga pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan pernah dirawat di RSJ Tanjung Uban, Bintan,” jelas IPTU Dodi Setiawan.

Informasi riwayat medis tersebut kini menjadi bahan pertimbangan penting bagi kepolisian dalam menentukan langkah hukum selanjutnya. Polisi memastikan proses pemeriksaan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku bagi penyandang disabilitas mental.

Hingga Kamis (5/2/2026) dini hari, situasi di Dusun Luap dilaporkan telah sepenuhnya aman dan terkendali. Pihak kepolisian menghimbau warga untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *