TANJABTIM, Radarsatu.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu, menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026 pada (14/1) Pagi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa dalam proses penyaluran bantuan sosial. Dalam penyaluran BLT-DD pada tahun sebelumnya, Pemdes Pematang Rahim telah menyalurkan bantuan tahap ketiga kepada 48 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan total bantuan sebesar Rp900.000 per KPM terjadi perubahan di tahun 2026 ini kelompok penerima manfaat (KPM)terjadi penurunan menjadi 14 penerima nemun keputusan rakor ini belum bersifat final dan akan di bahas di musdes yang akan datang.
“Ini hanya keputusan sementara dari 14 penerima KPM itu bisa naik bisa turun keputusan final nya nanti di musdeskan kembali,” kata Kaur Perencanaan Pemdes Pematang Rahim, Abdul Kadir.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari serta meningkatkan kesejahteraan warga desa, khususnya bagi keluarga kurang mampu dan rentan secara ekonomi.
Dalam sambutan nya sekdes pematang rahim menekankan kepada para ketua RT untuk turun langsung mendata warganya
“Saya mohon kepada ketua RT untuk turun langsung kelapangan data warganya yang memang benar-benar membutuhkan dan masuk kriteria,” kata Sekdes.
Selain rakor, Pemdes Pematang Rahim juga telah melaksanakan musyawarah desa khusus untuk menetapkan calon penerima BLT-DD Tahun 2026. Musyawarah ini dihadiri oleh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh ketua RT. Hasil musyawarah kemudian dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penetapan dan penyaluran BLT-DD tahun mendatang.
Dengan adanya proses musyawarah dan koordinasi ini, Pemdes Pematang Rahim berharap penyaluran BLT-DD Tahun 2026 dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa.*



