BATAM, Radarsatu.com – PT PLN Batam sukses menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Natal 2025. Kini, perusahaan penyedia energi listrik di wilayah Batam-Bintan tersebut memperketat pengawalan sistem guna memastikan perayaan Tahun Baru 2026 tetap terang benderang tanpa gangguan.
Selama masa siaga yang berlangsung hingga 8 Januari 2026, sistem kelistrikan Batam–Bintan dipastikan dalam kondisi aman dengan Daya Mampu Netto (DMN) mencapai 812 Megawatt (MW).
Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, menyatakan bahwa kesiapan di seluruh lini operasional, mulai dari pembangkit hingga layanan pelanggan, menjadi kunci sukses kelancaran ibadah Natal bagi masyarakat.
“Fokus kami saat ini adalah memastikan masyarakat dapat menikmati libur Tahun Baru dengan aman dan nyaman. Kecepatan respons dan prosedur keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami, terutama mengantisipasi potensi cuaca ekstrem,” ujar Kwin Fo.
Data Kelistrikan dan Cadangan Daya Vice President Operasi PT PLN Batam, Mohamad Tresna Wikarsa, memaparkan data sistem kelistrikan yang berada pada posisi surplus. Dengan beban puncak tertinggi di tahun 2025 sebesar 741 MW, PLN Batam masih memiliki cadangan daya sebesar 71 MW.
Khusus untuk malam pergantian tahun pada 1 Januari 2026, beban puncak diperkirakan melandai di angka 580 MW. Hal ini memberikan cadangan daya yang cukup longgar, yakni sebesar 232 MW.
Personel dan Fasilitas Siaga Nataru:
-
Personel: 712 personel gabungan (Pegawai, Tenaga Alih Daya, dan Mitra Kerja).
-
Posko: 35 posko siaga statis dan 5 posko siaga kelistrikan mobile.
-
Titik Prioritas: Pengamanan khusus di 34 lokasi VVIP/VIP (Gereja, Kantor Pemerintah, dan Pusat Keramaian).
-
Kendaraan Listrik: 14 unit SPKLU di 11 lokasi strategis Batam siap melayani pengguna mobil listrik selama liburan.
“Kami menyiagakan personel di titik-titik krusial transmisi dan distribusi untuk menjamin respons cepat jika terjadi gangguan teknis di lapangan,” tambah Tresna.
Dengan keberhasilan mengawal Natal 2025, PLN Batam menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kenyamanan mobilitas masyarakat di Kepulauan Riau selama periode akhir tahun.



