Dongeng Sebagai Obat Trauma: Telkomsel Dampingi 2.000 Anak Korban Bencana di Sumatera

Dongeng Sebagai Obat Trauma: Telkomsel Dampingi 2.000 Anak Korban Bencana di Sumatera.F-Istimewa

MEDAN, Radarsatu.com – Telkomsel membuktikan komitmennya untuk mendampingi masyarakat tidak hanya melalui pemulihan jaringan, tetapi juga melalui pemulihan kondisi psikologis. Melalui program Pendampingan Psikososial, Telkomsel hadir untuk membantu anak-anak korban bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar dapat bangkit dari trauma.

Bekerja sama dengan Kampung Dongeng, komunitas pendongeng terbesar di Indonesia, program ini menyasar kelompok paling rentan dalam situasi darurat, yaitu anak-anak. Hingga saat ini, kegiatan telah menjangkau sekitar 2.000 anak di 15 titik posko bencana yang tersebar di tiga provinsi tersebut.

Memulihkan Senyum Melalui Edukasi Interaktif

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025) ini melibatkan berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengurangi beban emosional anak-anak, antara lain:

  • Sesi Mendongeng: Cerita inspiratif dengan nilai positif untuk menumbuhkan harapan.

  • Permainan Kreatif: Mengajak anak-anak bergerak dan berinteraksi secara aktif.

  • Kegiatan Kebersamaan: Menciptakan ruang aman dan menyenangkan di tengah keterbatasan posko.

Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki Hamsat Bramono, menegaskan bahwa kesehatan mental adalah prioritas yang sering terlupakan dalam penanganan pascabencana.

“Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan terdampak secara emosional. Kami berupaya menghadirkan ruang yang aman agar mereka dapat kembali tersenyum, bermain, dan memiliki harapan untuk bangkit,” ujar Saki.

Cakupan Program Psikososial Telkomsel

Detail Program Keterangan
Wilayah Jangkauan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
Jumlah Titik 15 Posko Bencana
Total Peserta ± 2.000 Anak
Mitra Strategis Kampung Dongeng
Tujuan Utama Trauma Healing & Penguatan Ketahanan Mental

Komitmen Keberlanjutan

Saki menambahkan bahwa pemulihan pascabencana yang komprehensif harus mencakup dua sisi: infrastruktur dan manusia. Telkomsel percaya bahwa dengan memulihkan semangat dan kesehatan mental masyarakat, proses pemulihan wilayah terdampak akan berjalan lebih cepat dan bermakna.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Telkomsel di wilayah Sumatera, yang bertujuan memberikan dampak nyata yang berkelanjutan bagi masyarakat yang sedang berjuang di masa-masa sulit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *