Indeks

Bupati Iskandarsyah: Karimun Siap Jadi Tuan Rumah POPDA Kepri 2026

Bupati Iskandarsyah menyampaikan sambutan saat membuka kejuaraan sepak takraw tingkat pelajar SD, SMP dan SMP di GOR Indoor Karimun, Senin (10/11/2025).F-Nov/Radarsatu.com

KARIMUN, Radarsatu.com – Kabupaten Karimun dipercaya menjadi sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Kepulauan Riau tahun 2026 mendatang.

“Insya Allah Karimun sudah siap jadi tuan rumah POPDA Kepri 2026, sudah kami anggarkan,” ujar Bupati Iskandarsyah.

Penegasan itu disampaikannya usai membuka kejuaraan sepak takraw tingkat pelajar SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Karimun di GOR Indoor, Senin (10/11/2025).

Dikatakan Bupati Iskandarsyah, Karimun menjadi tuan rumah POPDA Kepri 2026 tidak hanya mengejar sebagai juara umumnya, tapi juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.

Seperti, peningkatan pendapatan UMKM, sektor perhotelan dan restoran, serta juga untuk mempromosikan Kabupaten Karimun.

“Olahraga menjadi bagian dari caranya untuk mengembangkan sektor pariwisata.
Makanya saya sering mendorong sport tourism, karena nantinya orang-orang dari berbagai daerah datang ke Karimun,” tutur
Bupati Iskandarsyah.

Disampaikannya, kejuaraan yang digelar Dispora Karimun tersebut salah satu persiapan menghadapi POPDA Kepri 2026.

“Kejuaraan ini menyeleksi bibit unggul untuk diikutkan ke POPDA nanti. Saya yakin, cabor takraw bisa mengumpulkan medali emas sebanyak-banyaknya,” ucapnya.

Sambung Bupati Iskandarsyah, Karimun memiliki catatan yang membanggakan dalam cabor sepak takraw, pernah mengikuti pesta olahraga asia tenggara atau SEA Games di Bangkok.

“Sepak takraw Karimun harus bangkit lagi. Pemkab Karimun akan terus mendorong pelatihnya untuk mencetak bibit atlet dari tingkat pelajar hingga umum,” ungkapnya.

Sementara, Kadispora Karimun menjelaskan, hasil kejuaraan sepak takraw tingkat pelajar akan dilakukan seleksi kembali.

“Mungkin yang diambil 7 sampai 8 atlet untuk dilatih kembali di PPLP sepak takraw Karimun sebelum mengikuti POPDA Kepri 2026,” tuturnya.

Sebelumnya, sebanyak 43 tim putra-putri berlaga di kejuaraan sepak takraw tingkat
pelajar SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Karimun.

Kompetisi yang berlangsung selama dua hari dipusatkan di GOR Indoor Karimun teesebut berhadial total sebesar Rp 16 juta.

Exit mobile version