Indeks

Kepri Raih Peringkat 2 se-Sumatra pada IDI 2025, Kesbangpol Targetkan Masuk 5 Besar Nasional

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Dr. Nyanyang Haris Pratamura dalam rilis capaian Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Kepri Tahun 2021–2025 yang sukses masuk kategori tinggi pada tahun 2025.F-Istimewa

TANJUNGPINANG, Radarsatu com – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola politik dan pemerintahan. Berdasarkan hasil evaluasi capaian nasional, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Kepri Tahun 2025 sukses bertengger di peringkat ke-2 se-Sumatra dan peringkat ke-11 secara nasional dengan raihan skor 81,51 poin yang masuk dalam kategori “Tinggi”.

Keberhasilan ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, Toto Hariyanto Silitonga, S.Si., M.Eng, dalam Rapat Koordinasi bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepri beserta instansi terkait di Kantor BPS Kepri, Selasa (26/5/2026).

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari agenda Kick Off Evaluasi Nasional Capaian IDI 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI di Semarang, Kamis (21/5/2026) lalu.

Dalam paparannya, Toto Hariyanto menjelaskan bahwa capaian IDI Kepri tahun ini mengalami tren positif.

“Indeks Demokrasi Indonesia Provinsi Kepri di Tahun 2025 naik 0,68 poin menjadi 81,51 poin, jika dibandingkan Tahun 2024 yang berada di angka 80,83 poin. Angka ini membawa Kepri kokoh di kategori Tinggi,” ujarnya.

Peta Demokrasi Nasional

Secara nasional, performa demokrasi antarprovinsi bergerak dinamis. Dari total provinsi yang dinilai, terdapat 21 provinsi yang masuk kategori Tinggi, 13 provinsi kategori Sedang, dan 4 provinsi kategori Rendah. Tren kelulusan indeks mencatat 22 provinsi mengalami kenaikan angka IDI, 1 provinsi stagnan (Kalimantan Barat), dan 11 provinsi turun.

Infografis perbandingan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2024 dan 2025.

Bahkan, tiga provinsi tercatat mengalami penurunan kategori, yakni Jambi, Sulawesi Utara, dan Papua Barat. Momentum IDI 2025 ini juga menjadi tahun pertama kalinya 4 Provinsi Daerah Otonom Baru (DOB) di wilayah Papua dan Papua Barat ikut serta dalam penghitungan.

Sinergi Menuju 5 Besar Nasional

Merespons capaian membanggakan tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Kepri, M. Iksan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah menjaga iklim demokrasi di Bumi Segantang Lada tetap kondusif dan sehat.

“Peningkatan IDI di Tahun 2025 ini tentunya berkat kerja sama dan kolaborasi yang kuat antarinstansi, semua unsur terkait, dan tentunya seluruh masyarakat Kepulauan Riau,” kata M. Iksan.

Tidak berpuas diri dengan peringkat ke-11 nasional, M. Iksan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri melalui Kesbangpol berkomitmen penuh menyusun strategi baru yang lebih agresif. Target berikutnya adalah membawa Kepri menembus jajaran elit demokrasi Indonesia.

“Badan Kesbangpol Kepri terus berkomitmen melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya peningkatan nilai IDI Provinsi Kepri menuju 5 besar nasional. Target kita selanjutnya adalah masuk ke-5 besar nasional,” tegasnya optimis.

Untuk memuluskan target besar tersebut, Pemprov Kepri akan fokus melakukan penguatan secara menyeluruh pada tiga pilar utama demokrasi:

Kebebasan Sipil: Menjamin hak berpendapat dan berkumpul masyarakat.

Hak-Hak Politik: Memastikan partisipasi politik warga berjalan transparan dan adil.

Kelembagaan Demokrasi: Memperkuat fungsi dan akuntabilitas lembaga-lembaga negara.

Melalui pendekatan yang kolaboratif, partisipatif, dan berkelanjutan, Provinsi Kepri optimis mampu meningkatkan kualitas demokrasi daerah secara konsisten sekaligus menjadi salah satu barometer demokrasi terbaik di Indonesia.(Adv)

Exit mobile version