Tim Penyelam Temukan Andika Tewas Dalam KLM Green 6 di Perairan Moro

Tim SAR gabungan mengevakuasi mayat Andika Franata Panjain (18) ditemukan tim penyelam dalam keadaan tewas dalam KLM Green 6 yang tenggelam di Perairan Terumbu Stail, Desa Pulau Moro, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Kepri. F-Nov/Radarsatu.com

KARIMUN, Radarsatu.com – Masyarakat Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau kembali dihebohkan dengan penemuan mayat.

Ternyata, mayat yang ditemukan pada, Senin (27/10/2025) sekitar pukul 12.00 WIB bernama Andika Franata Panjain.

Laki-laki berusia 18 tahun itu adalah ABK Kapal Layar Motor (KLM) Green 6 yang tenggelam di Perairan Terumbu Stail, Desa Pulau Moro, Kecamatan Moro pada, Sabtu (25/10).

Korban merupakan warga Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat tersebut
ditemukan setelah dua hari dilakukan pencarian.

Kasat Polairud Polres Karimun, AKP Adi Suhendra membenarkan mayat yang ditemukan ialah Andika Franata Panjain, ABK KLM Green 6 yang tenggelam.

“Korban ditemukan di bagian dalam badan kapal oleh tim penyelam,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Saat ini jasad korban telah dilakukan evakuasi dan dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk menjalani visum, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Diberitakan sebelumnya, KLM Green 6 dengan bobot 98 GT berangkat dari Pelabuhan Kabil, Batam menuju Tanjung Balai Karimun pada, Jumat (24/10) pukul 12.00 WIB.

Kapal dinakhodai oleh Baharudin dengan KKM Edi Kusyadi, serta tiga ABK lainnya yaitu Hasian Marhija Aritonang, Ijo Hijang Djoe, dan Andika Franata Panjain.

Sekitar pukul 20.00 WIB, kapal menghadapi cuaca buruk di Perairan Pulau Mantras dan memutuskan berlindung di Pulau Panjang, Kecamatan Moro.

Kemudian, Sabtu (25/10) dini hari, kapal kembali berlayar menuju Tanjung Balai Karimun, namun pukul 05.00 WIB kandas di Terumbu Karang Stail.

Kapten kapal sempat menghubungi kapal KM Maharani untuk meminta bantuan. Sekitar pukul 08.00 WIB, KM Melci 88 tiba di lokasi dan melakukan upaya evakuasi.

Namun, pada pukul 09.00 WIB, KLM Green 6 mengalami kebocoran parah dan tenggelam. Para ABK berusaha menyelamatkan diri ke KM Melci 88, sementara satu orang dinyatakan hilang atas nama Andika Franata P. Menerima informasi kejadian, tim gabungan melaksanakan operasi SAR.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *