TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Kelurahan Tanjung Ayun Sakti meraih prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai Kelurahan Terbaik di Provinsi Kepulauan Riau dalam Program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa/Kelurahan Cantik) Tahun 2025. Program ini diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, kepada Lurah Tanjung Ayun Sakti, Muhammad Rizky, usai upacara peringatan Hari Jadi ke-24 Kota Otonom Tanjungpinang, Jumat (17/10/2025).
Kepala Dinas Kominfo Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menyatakan bahwa penghargaan ini membuktikan komitmen pemerintah daerah dalam menguatkan tata kelola data statistik sektoral di tingkat kelurahan. Menurutnya, ketersediaan data yang akurat dan terbarukan adalah kunci menyusun kebijakan pembangunan yang efektif.
“Kolaborasi antara BPS dan pemerintah mampu menciptakan ekosistem data yang lebih tertata. Ini langkah nyata menuju pemerintahan berbasis data yang transparan dan efisien,” ujar Teguh.
Literasi Statistik dan Persiapan Sensus Ekonomi
Lurah Muhammad Rizky menyampaikan rasa syukur atas capaian ini, yang merupakan hasil kerja keras seluruh aparatur kelurahan dan dukungan masyarakat. Rizky menegaskan bahwa Program Desa Cantik telah membuka wawasan mereka tentang pentingnya data dalam perencanaan pembangunan.
Tanjung Ayun Sakti ditetapkan sebagai lokasi binaan Desa/Kelurahan Cantik 2025 berdasarkan Keputusan Kepala BPS Nomor 186 Tahun 2025. Selama masa pembinaan, BPS Kota Tanjungpinang aktif meningkatkan kapasitas kelurahan melalui:
- Literasi statistik.
- Pembuatan website kelurahan.
- Pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
- Diseminasi data digital.
Upaya yang dilakukan, terutama pendataan UMKM, ini sangat penting karena sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kelurahan berperan sebagai garda terdepan dalam pengumpulan data ekonomi masyarakat.
Keberhasilan Tanjung Ayun Sakti memperkuat sinergi antara Pemko Tanjungpinang dan BPS untuk membangun kesadaran akan pentingnya data ekonomi yang akurat sebagai fondasi bagi perencanaan pembangunan dan pemberdayaan pelaku usaha.



