KARIMUN, Radarsatu.com – Lima atlet tinju sasana Patriot Karimun menorehkan sejarah untuk Kabupaten Karimun pada turnamen kejuaraan Boxing di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Kelimanya berhasil meraih dua medali emas dan tiga perak di kejurda yang berlangsung di Sasana Rionando Boxing Camp (RBC) Batam selama dua hari tersebut.
Dalam ajang bergengsi tersebut tidak diikuti dari Kepri, tapi juga ada peserta dari Riau dan juga Singapura.
Adapun atlet peraih dua medali emas atas nama Revan Rayhan kelas terbang 48-51 kg, dan Aska Fadil kelas bantam 51-54 kg.
Sedangkan peraih tiga medali perak atlet atas nama Roni Dirwanto kelas antam 53-57 kg, Ahmad Daffa Faris Hizbullah kelas bulu 54-57 kg, dan Rahmatul Fiqri kelas welster 68-71 kg.
Kelima atlet itu empat di antaranya merupakan pelajar SMAN 3 Karimun dan SMKN 1 Karimun.
“Prestasi diraih oleh 5 atlet ini fantastis yang menakjubkan bagi saya, karena tempat mereka berlatih (sasana) baru terbentuk tapi tela berhasil melahirkan atlet junior pemula bertalenta,” ungkap
Ketua Sasana Tinju Patriot Karimun, Andi Acok, Minggu (21/9).
Atas keberhasilan tersebut, ia mengucapkan terima kasih kepada pelatih
sasana Patriot Karimun dan jajaran pengurus yang telah bersusah payah
“Baru hitungan bulan dibentuk, dan baru pertama menurunkan atlet, tapi sasana Patriot sudah dapat membuktikan bahwa Karimun bisa boxing dan mampu mengukir sejarah untuk Karimun,” ujar Andi Acok.
Ia menyebutkan, dari awal sudah sangat yakin dan percaya bahwa atletnya mampu meraih prestasi yang membanggakan di kejuaraan tersebut.
“Hari demi hari berlatih, talenta dan fighter mereka terlihat jelas. Apalagi mereka dilatih oleh Alvon Tobing mantan petinju profesional, dan Irfan Dwi Cahyana mantan petinju nasional. Meski secara mandi (swadaya) tanpa bantuan dari Pemkab Karimun, saya yakin atlet sasana Patriot Karimun mampu menoreh prestasi dan alhamdulillah terbukti hasilnya,” tutur Andi Acok.
Ditegaskannya, sasana Patriot Karimun
berkomitmen untuk mencari dan membina bakat-bakat muda di dunia tinju dalam mencetak atlet-atlet berkualitas yang siap bersaing di level nasional hingga internasional.
“Kita akan berkoordinasi dengan KONI Karimun. Sasana Patriot Karimun akan lebih baik lagi mencetak atlet dari amatir ke porfesional,” ucap Andi Acok.
Sementara salah satu atlet STPK, Aska Fadil, mengaku para atlet yang mengikuti ajang tersebut cukup tangguh.
“Lawan-lawannya cukup kuat, tapi percaya diri aja. Alhamdulillah berhasil,” bebernya.
Sebelum mengikuti pertandingan, ia kerap menambah waktu latihan akan bisa memberikan capaian yang maksimal.
“Dalam seminggu itu ada tiga kali pertemuan. Saya berharap ke depan bisa menjadi boxer profesional,” katanya.



