Insentif Khusus untuk UMKM Tengah Dirancang Pemprov Kepri yang Tergabung di Koperasi Desa Merah Putih

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi. Foto: Ravi/Radarsatu.com

TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mendorong para tenant Pengusaha UMKM yang sedang mengikuti program pendampingan agar terus berkomitmen hingga akhir kegiatan.

Kadis Koperasi dan UKM Kepri, Riki Rionaldi mengatakan, para tenant ini diketahui akan menjalani pendampingan intensif selama tiga bulan bersama para mentor yang berasal dari kalangan akademisi, praktisi, dan profesional.

“Keberadaan Pengusaha UMKM terpilih ini sangat penting mengingat sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru,” tegas Riki.

Selain itu Pemerintah tengah mengusulkan agar para pengusaha UMKM tersebut bergabung menjadi anggota Koperasi Merah Putih di wilayah masing-masing.

Diharapkan UMKM hebat ini tidak hanya membesarkan brand sendiri, tetapi juga harus bersinergi, berkolaborasi, serta bermitra dengan potensi lain, khususnya Koperasi Merah Putih.

“Bahkan mereka bisa berinovasi untuk ikut dalam rantai pasok program dapur makan bergizi gratis,” ujar Riki baru-baru ini.

Riki mengungkapkan saat ini pihaknya sedang merancang strategi insentif pendanaan yang melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi. Rancangan tersebut telah mendapat arahan langsung dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, untuk dipelajari lebih lanjut.

“Selama ini, UMKM telah mendapat fasilitas plafon pinjaman sebesar Rp40 juta dengan margin subsidi 0 persen” katanya.

Namun, pemerintah provinsi sedang mengkaji kemungkinan adanya skema pendanaan khusus bagi UMKM yang tergabung dalam Koperasi Desa Merah Putih, termasuk peluang kenaikan plafon di atas Rp40 juta.

Riki menegaskan bahwa hal ini menjadi bagian dari rancangan inovasi daerah untuk mendukung percepatan program strategis, baik penguatan Koperasi Merah Putih maupun program makan bergizi gratis. UMKM diharapkan bisa menjadi bagian dari mesin pertumbuhan itu.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *