TANJUNGPINANG, radarsatu.com – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan Umat Islam, Masjid Yulhelnny Arafah Kampus Institut Agama Islam (IAI) Miftahul Ulum Tanjungpinang mengadakan berbagai program kegiatan di bulan Ramadhan.
Kegiatan itu seperti buka puasa, shalat tarawih, kuliah tujuh menit disamping kegiatan rutin pengajian dan menghidupkan sholat lima waktu. Seperti pada Ahad (02/03) petang yang bertepatan pada malam ke tiga Ramadhan 1446 H, Dosen IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang Nazaruddin mendapat jadwal untuk mengisi jadwal kultum pada hari itu.
Nazaruddin dalam kesempatan itu menyampaikan kultum berjudul “Masjid, Cafe dan Anak Muda”. Sesuai temanya, Ketua ICMI Orda Kota Tanjungpinang tersebut berupaya menggugah paradigma pengurus masjid yang masih banyak kurang ramah terhadap kalangan anak-anak hingga remaja.
“Karena selama ini kan pengurus masjid nya masjid meninggalkan anak anak muda, terkadang kita jumpai anak bermain dimasjid pun dimarahi makanya ada efek secara psikis anak anak itu jadi takut ke masjid,” ungkap Nazaruddin.

Menurut Nazaruddin justru seharusnya kalangan muda seperti Gen Z harus dirangkul, salah satu wujudnya perlu dibuat cafe yang saat ini ramai di tongkroni anak muda.
“Kata Habibie masjid itu jangan kaku hanya untuk datang sujud rukuk lalu balik,” katanya. Lebih lanjut Nazaruddin mengatakan, masjid juga perlu dibuat media yang lebih sesuai untuk generasi muda, sehingga mereka berinovasi berkreasi.
Semua ini adalah bagian dakwah kita yang mengikuti perkembangan zaman.
“Kalau dulu datang ke meski hanya cakap cakap sekarang menggunakan media pendekatan teknologi,” tambahnya.
Harapannya generasi muda dapat menggunakan media untuk menebarkan nilai nilai kebaikan yang selama ini terlupakan yang pada akhirnya hampir semua masjid hanya tinggal generasi tua saja yang meramaikan.



