Percepat Penanganan Bencana, BNPB Bantu Rp250 Juta Untuk Daerah Terdampak Banjir di Riau

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. (Foto: Pat/Radarsatu.com)

PEKANBARU, RADARSATU.com – Untuk mempercepat penanganan bencana, Pemerintah pusat, melalui Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), memberikan anggaran siap pakai kepada Kabupaten Kota, yang telah menetapkan status siaga darurat banjir. Di mana BNPB akan menyerahkan anggaran sebesar Rp250 juta untuk masing-masing daerah.

Pemberian anggaran tersebut disampaikan oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, usai meninjau langsung kondisi banjir yang masih melanda di 10 Kabupaten Kota di Provinsi Riau, Kamis (18/1). Bagi daerah yang terdampak banjir Pemerintah pusat juga menyerahkan bantuan berupa anggaran penanganan banjir selama tanggap darurat.

Baca Juga :  Dinas Damkar dan Penyelamat Inhil Gelar Sosialisasi dan Simulasi Satredkar

“Masing-masing daerah terdampak banjir mendapat anggaran sebesar Rp250 juta, Provinsi Rp350 juta, Korem dan Polda Rp250 juta. Selain itu Pemerintah juga menyiapkan logistik berupa tenda, genset, perahu karet, dan keperluan lainnya untuk mempercepat penanganan banjir,” ujar Letjen TNI Suharyanto.

Dijelaskan Suharyanto, selain penambangan banjir dengan memberikan bantuan anggaran, bantuan bahan dadar bagi masyarakat dan logistik. Pemerintah juga akan mengurangi potensi bencana akibat curah hujan tinggi, BNPB bersama instansi, dan lembaga terkait lainnya terus berupaya melakukan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC), guna mengurangi intensitas hujan di suatu wilayah dengan cara mendistribusikan curah hujan di tempat lain sehingga tidak terfokus di satu wilayah saja.

Baca Juga :  Kunker ke Tanjungpinang, Kapolda Kepri Peduli Kesehatan Warga

“Memang ini siklus hujannya 20 tahun besar, dan ini bisa diperkecil dengan modifikasi cuaca. Karena yang meluap ini sungai dan danau yang debitnya tinggi. Air uni juga tidak hanya dari Provinsi Riau tapi juga dari Provinsi Sumatera Barat,” jelasnya.

Selanjutnya hari ini, Jumat (19/1)? kepala BNPB mengadakan rapat bersama Pemprov Riau, Pemerintah Kabupaten Kota dan Forkopimda dalam menangani permasalahan banjir yang terjadi dalam siklus besar 20 tahun  ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.