Fasilitas Layanan Publik Bandara Letung-Anambas di Pantau Ombudsman Kepri

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari. (Foto: Rav)

ANAMBAS, RADARSATU.com – Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau melakukan pemantauan fasilitas layanan publik di Bandar Udara (Bandara) Letung – Anambas pada Jumat (3/11/2023).

Dari hasil pemantauan itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari, mengatakan agenda tersebut tidak lain ialah untuk memastikan kelayakan fasilitas dan kenyamanan pengguna jasa Bandara Letung – Anambas.

”Kami sebagai lembaga yang mengawasi pelayanan publik ingin pastikan apakah fasilitas di Bandara Letung – Anambas ini layak dan nyaman untuk masyarakat atau penggunanya,” tuturnya.

Dalam kunjungannya, tim Ombudsman Kepri disambut oleh Kepala Unit Penyelenggaraan Bandar Udara (UPBU) Letung – Anambas, Andy Hendra Suryaka beserta jajaran.

Berdasarkan pemantauan Ombudsman di lapangan, Bandar Udara Letung-Anambas saat ini tengah melakukan perluasan dan peningkatan fasilitas.

“Disampaikan oleh Kepala UPBU Letung – Anambas, pemenuhan standar pelayanan dan keselamatan penerbangan menjadi rencana kerja 2024, yaitu normalisasi runway strip, normalisasi drainase sisi darat dan sisi udara yang saat ini tergerus, pembuatan area parkir terminal baru dan landscape, serta pembukaan rute kargo BTH-LTU”, terang Lagat.

Kemudian juga, pada sarana dan prasana, peningkatan tidak hanya berfokus pada peningkatan sarana dan prasarana umum, melainkan juga akan memaksimalkan fasilitas yang ramah akan masyarakat berkebutuhan khusus seperti disediakannya kursi roda, toilet khusus, arena bermain anak, jalur landai, pegangan rambat, dan tempat duduk prioritas.

Lalu, untuk meningkatkan daya tariknya, Bandar Udara Letung-Anambas akan menyedikan spot foto estetik serta instalasi bangunan unik yang kaya akan unsur kearifan lokal sekaligus akan menyediakan tempat untuk UMKM yang menjual produk-produk lokal Anambas.

Selain itu, diketahui bahwa Bandar Udara Letung-Anambas tengah melakukan perluasan terminal dari 600m2 menjadi 1200m2 bertujuan untuk pemenuhan standar kenyamanan serta perpanjangan runaway dari 1400m menjadi 1600m yang bertujuan untuk pemenuhan standar keselamatan penerbangan.

“Kami sangat mengapresiasi dan berbahagia sekali bisa mengetahui proses pembangunan Bandara Letung – Anambas ini. Harapannya rencana ini agar terealisasi dengan sebagaimana mestinya. Apalagi meskipun posisinya berada di daerah yang jauh dari kota besar namun tingkat kebutuhan masyarakat akan Bandara Letung – Anambas cukup tinggi. Seperti yang dikatakan Kepala UPBU Letung – Anambas tadi, setiap tahunnya tren pengguna terus meningkat baik penumpang pesawat maupun kargo. Kecuali 2020 dan 2021 lalu, sempat terjadi penurunan pada angka penumpang pesawat dikarenakan pandemi Covid-19 namun itupun tidak terlalu signifikan,” tutup Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *