Muhammad Lukman Jabat Kalapas Bengkalis

Prosesi pisah sambut Kalapas Bengkalis. (Foto: Istimewa).

BENGKALIS, RADARSATU.COM – Sekda Bengkalis, Bustami HY menghadiri pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis, Kamis (12/1/2023).

Kini dijabat Muhammad Lukman yang sebelumnya pernah bertugas di Rutan Lapas Kelas 1 Pekanbaru.

Sebelumnya Edi Mulyono akan bertugas di Lapas Narkotika Tanjungpinang.

Pada pisah sambut kedua pejabat ini dipusatkan di halaman Kantor Lapas Bengkalis, Jalan Pertanian.

Hadir juga, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Sofyan dan sejumlah pejabat dilingkungan pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Bustami mengatakan, kebersamaan bersama Edi Mulyono bertugas di Kabupaten Bengkalis selama 3 tahun 3 hari terjalin sangat baik.

Baca Juga :  Muhadjir Effendy, Dari Menteri Terbaik Hingga Jabat Plt Mensos

Ini akan menjadi kenangan dan menjadi motivasi bagi Pemkab Bengkalis untuk terus berkarya dan bekerja nyata kedepannya.

Ia berharap meski Edi Mulyono beserta istri dan keluarga tidak berdinas lagi di Bengkalis namun tetap bagian yang tak terpisahkan.

Bukan saja bagi jajaran Lapas Bengkalis namun masyarakat atas dedikasi diberikan.

Kedepan diharapkan sumbangsih dan saran demi kemajuan dan keberhasilan pembangunan di Kabupaten Bengkalis dimasa yang akan datang bisa terus diberikan.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami juga menyampaikan selamat bergabung kepada Bapak Muhammad Lukman sebagai Kalapas Bengkalis yang baru. Semoga segera cepat beradaptasi dan memberikan pengabdian yang terbaik,” katanya.

Baca Juga :  Kapolri Instruksikan Polda Se-Indonesia Gelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos Malam Ini

Bustami juga berharap bisa selalu bersinergi dan koordinasi. Serta komunikasi terbangun selama ini dengan Pemkab Bengkalis dapat terus ditingkatkan, terutama dalam sinergitas dalam binaan warga binaan di Lapas Bengkalis. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.