Berkat Tangan Dingin Syahrial, BUMD Lingga Kembali Pasarkan Air Minum Gunung Daik

Bupati Lingga, Muhammad Nizar melaunching produksi air minum Gung Daik hasil produksi BUMD Lingga, Jum'at (4/2/2022).

LINGGA,RADARSATU.com – PT. Pembangunan Selingsing Mandiri yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Lingga kembali memasarkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) bermerek Gunung Daik.

Pemasaran kedua kalinya ini dilaunching oleh Bupati Lingga, Muhammad Nizar, Jum’at (04/02/2022).

“Harapan kita semoga ini terus berlanjut dan menjadi unggulan untuk masyarakat Kabupaten Lingga,” katanya.

Sebelumnya, pada Maret 2021 BUMD telah berhasil produksi perdana, dengan tiga produk AMDK. Namun produksi terhenti karena kasus hukum yang menimpa Direktur BUMD Lingga masa itu. RL tersandung kasus korupsi pengadaan mesin pengolahan tepung ikan, yang turut dikelola BUMD Lingga.

Baca Juga :  Dinilai Tidak Profesional, GPR Kepri Gelar Aksi di Bright PLN Batam

Pasca kejadian tersebut usaha dan penantian panjang, akhirnya pada akhir 2021, Pemkab Lingga melantik kembali kepengurusan baru BUMD Lingga.

Nizar berharap dengan kepengurusan baru ini, BUMD bisa memberikan warna baru mengelola aset daerah, dalam kerja-kerja yang bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan meneruskan estafet kepemimpinan bisa mengelola dengan baik AMDK yang telah diresmikan secara langsung oleh Rachmat Gobel, Wakil Ketua DPR RI.

Di tangan dingin M.Syahrial, Direktur BUMD Lingga, kembali memproduksi air minum untuk kali kedua, dengan 4 produk AMDK yakni kemasan botol dengan volume 330 ml, 600 ml, 1000 ml ditambah dengan kemasan gelas 240 ml.

Baca Juga :  Pemkab Lingga Sampaikan Usulan Kuota BBM Tahun 2022 ke Pertamina Kepri

“Kita do’akan, BUMD tetap solid dan tetap kompak. Dengan mengucapkan bismillahirohmanirohim untuk produk AMDK ini, kita akan lepas dan pasarkan ke Pancur Lingga Utara,” ucapnya.

Sementara Syahrial menegaskan, BUMD Lingga bakal menjadi kompetitor untuk produk- produk luar. Bahkan target menjadi pengeskpor produk keluar daerah.

“Saya selaku kepala direktur meminta doa restu semoga target dan harapan kita sesuai harapan dan berjalan lancar,” paparnya.

Adapun untuk saat ini, produksi perdananya mulai kembali dipasarkan ke Lingga Utara, seperti Kelurahan Pancur dan Desa Sungai Besar, lebih kurang 250 dus. Kemudian menyusul pemasaran di wilayah Ibukota Daik, dan Dabosingkep, serta wilayah kepulauan Senayang.

Baca Juga :  Tinggi Peminat CPNS, KAMMI Kepri dan FSLDK Buka Kelas Belajar

“Untuk harga dengan volume 330 ml dipatok Rp 25.000/dus, dan takaran 600 ml, untuk 1 lusin Rp 13.500,” terangnya.

Ia berharap masyarakat Lingga dapat memanfaatkan dan menjadi konsumen produk asli AMDK ini.

“Terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah daerah Kabupaten Lingga, semoga dengan hadirnya kembali AMDK, bisa dimanfaatkan masyarakat kita,” tambahnya.

(Agus)
Editor: Nuel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.