Dirut Perusda Angkat Bicara Terkait Kosongnya BBM di Karimun

Direktur Utama Perumda Bumi Berazam Jaya, Devanan Syam klarifikasi terkait kekosongan BBM di Karimun

KARIMUN, RADARSATU.COM – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Bio Solar hingga Pertamax mengalami kekosongan di terminal pengisian atau SPBU Poros, Kabupaten Karimun.

Kekosongan BBM ini memang terlihat sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Namun, dengan kekosongan BBM tersebut membuat asumsi masyarakat berfikir negatif.

Oleh karena itu, Direktur Utama Perumda Bumi Berazam Jaya, Devanan Syam ingin meluruskan berita simpang siur yang terjadi di kalangan masyarakat Karimun.

Devanan menjelaskan, kekosongan BBM tersebut dikarenakan adanya keterlambatan pengiriman BBM dari stasiun pengisian Tanjunguban ke Karimun.

Baca Juga :  Seorang Pemancing Ikan Terjatuh Ke Laut di Pulau Abang Batam

Selain itu juga, kendala yang terjadi kapal mengalami kerusakan dan terkena antrian panjang serta faktor cuaca menjadi alasan utama sehingga pengangkutan BBM ke Karimun mengalami keterlambatan.

“Jadi disini kami ingin mengklarifikasi terkait kekosongan BBM di Karimun selama kurang lebih 6 hari ini. Dengan kekosongan BBM ini ada masyarakat yang beranggapan bahwa perusda tak ada duit lah, ada permainan di laut (kencing) lah,” kata Devanan Syam, Selasa (18/1/2022).

Pria yang akrab disapa Dev itu juga mengatakan, dengan terjadinya keterlambatan pengiriman BBM ini tentunya mengalami kerugian yang cukup besar.

Baca Juga :  dr. Jajang Bangga Bisa Berbagi Ilmu Kepada Siswa-Siswi SMP Negeri 2 Siantan

“Keterlambatan BBM ini, tentunya kami dari pihak pengelola mengalami kerugian besar, jadi masyarakat jangan beranggapan negatif dengan kami. Kami sudah bekerja efektif. Kalau bicara duit, kita punya duit untuk belanja,” ujarnya.

Dev menambahkan, proses pengiriman BBM tersebut bakal tiba pada Selasa malam dan secepatnya akan distribusikan kembali ke masyarakat.

“Informasi yang kita terima dari sana. Mudah-mudahan hari ini kapalnya tiba di Karimun, jadi besok sudah bisa di distribusikan kembali ke masyarakat,” tambahnya.

Penulis: Riandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.