Tokoh Masyarakat dan Elit Golkar Minta Perusahaan Migas Dirikan Basecamp di Pulau Jemaja

ANAMBAS, RADARSATU.com – Tokoh masyarakat Jemaja, Ubaidillah dan Indra Syahputra Ketua DPD Golkar Anambas meminta Bupati Anambas Abdul Haris merekomendasikan basecamp perusahaan minyak dan gas yang melakukan eksplorasi minyak di Anambas di dirikan di Jemaja.

Saat ditemui, Ubaidilah mengutarakan keinginannya agar perusahaan migas mendirikan basecamp sehingga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat jemaja.

“Dengan demikian, Kita meminta pemerintah daerah khususnya kepada Bupati Anambas agar merekomendasikan perusahaan migas yang akan melakukan eksplorasi minyak di Anambas untuk dapat mendirikan basecamp nya di Jemaja,” katanya Jum’at (4/6/2021).

Diceritakan oleh Ubaidillah, di tahun 1968, direncanakan Kecamatan Jemaja akan menjadi titik basecamp oleh perusahaan migas, namun rencana itu gagal dan beralih ke Palmatak hingga saat ini.

Baca Juga :  Kunker ke Natuna, Kajati Kepri Berikan Restorative Justice

Menyikapi hal tersebut Ubaidillah meminta perhatian yang serius dari Pemkab Anambas dan Pemprov Kepri dengan merekomendasikan pendirian basecamp perusahaan migas di Jemaja.

“Selain Kepala Daerah, selaku tokoh masyarakat dijemaja berharap Gubernur Kepri juga bisa memperhatikan hal ini. Dengan adanya perusahaan Migas mendirikan basecamp di Jemaja maka membuka peluang pekerjaan baru putra-putri dan memperkecil angka pengangguran di Jemaja serta meningkatnya percepatan perkembangan ekonomi di pulau Jemaja,” tuturnya.

“Jadi Jemaja layak tidak ada kurangnya untuk perusahaan migas masuk di Jemaja baik lokasi tempat basecamp nantinya. Tanah di pulau Jemaja luas,” lanjutnya.

Baca Juga :  Ansar Sambut Rombongan Pertama Wisman Singapura di Nongsapura

Hal senada juga disampaikan oleh Joni Kusnadi, menurutnya dengan keberadaan perusahaan migas di Jemaja akan berpengaruh positif terhadap kehidupan masyarakat.

” Bupati Anambas pernah menyampaikan dengan saya, di Jemaja akan masuk dan berdiri perusahaan migas. Jadi kita sangat berharap bupati bisa merekomendasikan perusahaan migas yang masuk di anambas itu basecamp nya di Jemaja,” pintanya.

Selain tokoh masyarakat, ketua DPD Partai Golkar Anambas, Indra Saputra juga turut meminta agar Bupati merekomendasikan pendirian basecamp migas di Jemaja.

” Kita meminta kepada Bupati untuk dapat menimbang dengan azas keadilan terkait permintaan pendirian basecamp perusahaan Migas di pulau jemaja,” terangnya.

Sebagai bentuk keseriusannya, Indra berjanji akan merangkul anggota DPRD Anambas untuk melakukan lobi-lobi politik dengan Bupati.

Baca Juga :  Bea Cukai Batam Amankan Puluhan Rokok Tanpa Pita Cukai

” Karena mereka ada kekuatan politik di parlemen. Ya, menyuarakan hal yang sama berharap seperti itu. Secara otomatis membuka peluang pekerjaan untuk anak-anak tempatan kite walaupun hanya sebagai buruh kasar,” ucapnya.

Ia menuturkan, dengan adanya basecamp di Jemaja akan membuka lapangan pekerjaan baru, mempercepat pertumbuhan ekonomi dan peningkatan akses transportasi menggunakan dana CSR.

Diakhir pembicaraan Indra Saputra meminta kepada Bupati Anambas untuk dapat mempertimbangkan permintaan rekomendasi pendirian basecamp tersebut.

“Jadi permintaan terkait perusahaan migas bisa mendirikan basecamp di pulau Jemaja Bupati bisa menimbang dengan berprinsip azas keadilan. Tutupnya

(Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.