Sembako dan Bahan Pokok Diperkirakan Cukup Saat Bulan Ramadhan

KARIMUN,RADARSATU.COM – Plt Bupati Karimun, Muhammad Firmansyah memperkirakan sembako dan bahan pokok di wilayah Kabupaten Karimun jelang bulan suci ramadhan 1442 H Tahun 2021 tercukupi.

 

Seperti yang dikatakan beliau saat Rapat koordinasi yang dihadiri OPD Pemkab Karimun dan FKPD serta Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat Kabupaten Karimun, Rabu (7/4/2021).

“Berdasarkan pengamatan dan laporan dari Dinas Perdagangan, Insya Allah kebutuhan bahan pokok dan sembako disaat bulan puasa tiba hingga berakhir di Karimun tercukupi,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga membahas terkait adanya kelangkaan gas elpiji 3 kg yang sempat langka di Karimun.

Baca Juga :  Sosialisasikan Aturan IMEI, Kominfo Sambangi Kota Pelabuhan Batam

Menanggapi itu, Firmansyah menyampaikan, pemerintah daerah telah menyurati kembali BP Migas Pusat dan berkoordinasi dengan pihak pertamina.

“Gas elpiji melon 3 kg diperuntukan untuk keluarga kurang mampu dan untuk usaha  mikro ekonomi,” kata dia.

Firmansyah meminta kepada PNS, TNI/Polri dan masyarakat yang mampu, agar tidak menggunakan gas bersubsidi.

Terakhir, terkait pelaksanaan solat terawih berjamaah di bulan suci ramadhan tahun 2021 M atau 1442 H, berdasarkan putusan bersama Tim Gugus Tugas dari Kecamatan dan pengurus pengurus mesjid, sholat terawih berjamaah di masjid tahun ini dilaksanakan dengan ketentuan harus mematuhi protokoler kesehatan.

Baca Juga :  Cegah PMI Terlantar, BP3MI Kepri dan Gerhana Pro Bangun Sinergitas

“Kita juga menghimbau kepada pengurus pengurus masjid agar jeda waktu pelaksanaan solat terawih berjamaah dipersingkat,” tungkasnya.

Sementara, terkait kegiatan Tempat Hiburan Malam (THM ) disaat Bulan Suci Ramadhan akan diterapkan peraturan seperti tahun tahun sebelumnya.

“Bersama instansi terkait, kita tetap laksanakan patroli demi kenyamanan warga dijam malam,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.