BINTAN, Radarsatu.com — Akselerasi penyerapan tenaga kerja lokal dan penguatan daya saing sumber daya manusia di kawasan industri strategis terus digesa oleh pemerintah daerah guna menekan angka pengangguran serta memacu pertumbuhan ekonomi makro.
Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) secara resmi merilis draf agenda Job Fair Bintan 2026 yang dijadwalkan berlangsung maraton pada 12 hingga 13 Juni mendatang.
Seluruh aktivitas bursa kerja terpadu ini akan dipusatkan di Kantor Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, sebuah kawasan industri internasional yang menjadi motor penggerak ekonomi di Kabupaten Bintan.
Ajang ini menjadi rona kesempatan emas bagi para pencari kerja tempatan, lantaran terdapat 11 perusahaan skala besar dari berbagai sektor industri manufaktur, pertambangan, hingga jasa pariwisata yang ikut ambil bagian dengan membuka draf total lowongan kerja mencapai 1.309 formasi jabatan.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menegaskan bahwa penyelenggaraan bursa kerja siber dan fisik ini merupakan draf manifestasi dari program prioritas yang selaras dengan misi utama pembangunan daerah, yakni mewujudkan jargon ‘SDM Juara’.
Melalui draf misi tersebut, Pemkab Bintan tidak sekadar bertindak sebagai penyedia panggung lapangan kerja, melainkan ikut mengawal program peningkatan mutu pekerja domestik lewat skema edukasi berkala, pendampingan, serta program pelatihan sertifikasi kompetensi lintas sektor.
Komitmen konkret jajaran birokrasi ini terbukti ampuh secara empiris, di mana draf data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka pengangguran terbuka di Bintan yang sempat menyentuh level 8,62 persen pada tahun 2021, berhasil dipangkas secara drastis hingga tersisa 4,53 persen pada penutupan tahun lalu.
Ada rupa-rupa terobosan menarik yang disajikan dalam perhelatan Job Fair edisi pertengahan Juni 2026 ini untuk memanjakan para pelamar.
Selain sistem registrasi berbasis siber, pihak panitia menyediakan fasilitas ruang konseling karier, metode wawancara langsung di tempat (walk-in interview), bimbingan jabatan terarah, hingga penyediaan unit layanan khusus ramah disabilitas.
Tidak hanya itu, draf pengurusan jaminan sosial juga diintegrasikan secara instan melalui pembukaan gerai pelayanan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan di lokasi acara.
Bupati Roby mengimbau seluruh putra-putri daerah untuk memanfaatkan momentum ini dengan mempelajari kualifikasi formasi secara cermat, merapikan draf kurikulum vitae (CV), serta menunjukkan mentalitas pekerja keras yang siap berkontribusi penuh pada produktivitas dunia usaha internasional di Kepulauan Riau.
