Mendarat di Sri Bintan Pura, 142 Jemaah Haji Tanjungpinang Tiba dengan Selamat

Sebanyak 145 orang dalam rombongan haji asal Kota Tanjungpinang resmi menginjakkan kaki kembali di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP), pada Selasa pagi, 2 Juni 2026, sekitar pukul 09.15 WIB.F-Diskominfo Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, Radarsatu.com — Kepulangan para tamu Allah SWT menuju kampung halaman setelah merampungkan seluruh esensi ibadah haji di Tanah Suci disambut dengan isak tangis kebahagiaan oleh pihak keluarga yang telah lama menanti.

Sebanyak 145 orang dalam rombongan haji asal Kota Tanjungpinang resmi menginjakkan kaki kembali di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP), pada Selasa pagi, 2 Juni 2026, sekitar pukul 09.15 WIB.

Rombongan yang menumpang kapal MV Oceana Dragon 7 dari Batam tersebut mencakup 142 jemaah haji reguler didampingi oleh tiga petugas kloter.

Merujuk pada manifestasi awal musim haji 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Pemerintah Kota Tanjungpinang mendaftarkan total 144 jemaah yang terdiri atas 62 pria dan 82 wanita, namun dua jemaah wanita terpaksa belum bisa dipulangkan bersama rombongan utama karena masih memerlukan perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, yang memimpin langsung prosesi penyambutan di area pelabuhan meluapkan rasa syukur mendalam atas ketibaan mayoritas jemaah dalam kondisi fisik yang sehat walafiat.

Di hadapan awak media, Wali Kota Lis melayangkan doa khusus bagi kesembuhan dua warga Tanjungpinang yang saat ini tengah berjuang melawan sakit di luar negeri, yakni atas nama Siti Rahil dan Latifah binti Abdul Latif.

Manajemen pemerintah daerah memastikan akan terus memantau perkembangan rekam medis kedua jemaah perempuan tersebut melalui komunikasi intensif dengan Kementerian Agama, di mana proses pemulangan mereka akan disisipkan pada jadwal penerbangan kelompok terbang (kloter) berikutnya apabila otoritas dokter setempat sudah menerbitkan surat izin terbang.

Lis Darmansyah juga melempar pujian atas tingginya solidaritas, kedisiplinan, serta kekompakan yang diperlihatkan oleh seluruh jemaah Tanjungpinang selama menetap di Madinah maupun Makkah sehingga mampu meminimalisir kendala sosiologis di lapangan.

Testimoni positif diutarakan oleh salah satu jemaah, Hariyun Sagita, yang mengaku sangat puas terhadap fasilitas makro yang disediakan oleh panitia penyelenggara.

Selama berada di Madinah, kafilah Tanjungpinang mendapatkan fasilitas pemondokan hotel yang lokasinya sangat strategis dan berdekatan dengan pelataran Masjid Nabawi, sehingga para jemaah lansia dapat dengan mudah mengakses tempat ibadah hanya dengan turun menggunakan lift gedung tanpa perlu menempuh perjalanan kaki yang melelahkan. Selain aspek akomodasi, mutu konsumsi harian dinilai sangat layak dan sesuai dengan lidah nusantara.

Atmosfer haru biru tak terbendung mengiringi langkah kaki jemaah saat satu per satu keluar dari garbarata kapal menuju pelukan sanak saudara yang telah memadati terminal pelabuhan sejak fajar menyingsing.

Agenda penyambutan resmi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang Zulhidayat, jajaran petinggi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Yuniarni Pustoko Weni, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.

Kehadiran seluruh elemen pimpinan daerah ini menjadi wujud nyata penghormatan negara kepada para jemaah, dengan harapan besar agar modal spiritual yang didapatkan selama di Tanah Suci dapat bertransformasi menjadi energi positif dalam memperkuat kerukunan sosial di Kota Gurindam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *