Amankan Iduladha dan Waisak 2026, Polres Karimun Sebar Ratusan Personel ke Tempat Ibadah

Polres Karimun melaksanakan pengamanan di seluruh tempat ibadah masjid, vihara, kelenteng dan objek wisata di wilayah Kabupaten Karimun dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha, Hari Raya Waisak 2026 dan libur panjang.F-Istimewa

KARIMUN, Radarsatu.com — Peningkatan intensitas aktivitas masyarakat di ruang publik selama momentum perayaan hari besar keagamaan secara beruntun diantisipasi secara matang melalui kesiapan optimal aparat penegak hukum di wilayah kepulauan.

Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Karimun memperketat pengamanan di seluruh titik krusial, mulai dari tempat ibadah seperti masjid, vihara, kelenteng, hingga berbagai objek wisata strategis yang tersebar di wilayah Kabupaten Karimun.

Langkah preventif skala besar ini diambil guna mengawal kelancaran rangkaian ibadah Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE tahun 2026, serta menyongsong periode libur panjang (long weekend) agar kenyamanan masyarakat setempat dan wisatawan tetap terjaga secara optimal.

Guna memastikan efektivitas pencegahan potensi kriminalitas, Polres Karimun mengerahkan sedikitnya 342 personel gabungan yang disiagakan penuh semenjak dimulainya prosesi perayaan keagamaan hingga akhir masa liburan.

Pola pengamanan di lapangan diimplementasikan secara komprehensif melalui operasi patroli dialogis secara berkala, penjagaan ketat pada pintu masuk rumah ibadah, serta rekayasa pengaturan arus lalu lintas demi mengurai potensi kemacetan di area pusat keramaian.

Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di tengah-tengah publik merupakan manifestasi dari komitmen mutlak Polri dalam memberikan jaminan rasa aman sekaligus perlindungan yang humanis bagi seluruh elemen masyarakat Bumi Berazam.

Berkat kedisiplinan personel dan sinergi yang kuat bersama pemangku kepentingan terkait, seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dan mobilisasi wisata di Karimun dilaporkan berjalan dengan sangat lancar tanpa adanya temuan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang menonjol di lapangan.

Kondisi geopolitik daerah yang kondusif ini diharapkan mampu terus dipertahankan demi mendukung perputaran ekonomi lokal di sektor pariwisata.

Di akhir masa operasi pengamanan, AKBP Yunita Stevani turut mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center kepolisian di nomor gratis 110 apabila sewaktu-waktu membutuhkan bantuan darurat atau ingin melaporkan adanya tindakan mencurigakan di lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *