Dinas PUPR Riau Dirombak Besar-besaran, Plt Gubri SF Hariyanto Lantik Ratusan Pejabat

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto, secara resmi melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan terhadap 236 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau pada Selasa, 26 Mei 2026.F-Istimewa

PEKANBARU, Radarsatu.com — Langkah taktis guna membenahi sistem birokrasi dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih serta berintegritas tinggi langsung digulirkan oleh pucuk pimpinan Bumi Lancang Kuning.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto, secara resmi melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan terhadap 236 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau pada Selasa, 26 Mei 2026.

Dari ratusan aparatur sipil negara yang terkena gelombang rotasi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang paling masif mengalami perombakan struktural dan penyegaran personel.

Gerbong mutasi besar-besaran di tubuh Dinas PUPR-PKPP Riau ini menempatkan sejumlah wajah baru pada posisi-posisi strategis.

Di antaranya, Ahmad Husin Siregar resmi diamanahkan menjabat sebagai Sekretaris Dinas PUPR-PKPP Riau, didampingi Novira yang menduduki posisi Kepala Bidang Cipta Karya. Untuk lini unit pelaksana teknis, Hamdan ditunjuk sebagai Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV, sementara Tri Adiya Putra menakhodai UPT Jalan dan Jembatan Wilayah III.

Struktur internal dinas juga diperkuat oleh Sri Suciati sebagai Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum, Bowo Wahyono selaku Kepala Seksi Pengaturan Jasa Konstruksi, Zulfikri Nasution sebagai Kepala Subbagian TU UPT Laboratorium Bahan Konstruksi, serta Safrizal yang mengisi pos Kepala Seksi Penyediaan dan Pemeliharaan Air Bersih pada UPT Pengelolaan Air Minum.

Selain itu, penyegaran administrasi di tingkat wilayah turut diisi oleh Wisnu Herryanto selaku Kasubbag TU UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I, Tabroni sebagai Kasubbag TU UPT Wilayah II, dengan Azman Fathoni menjabat Kepala Seksi Perencanaan Teknis di wilayah yang sama.

Untuk Wilayah III, posisi Kasubbag TU diisi oleh Sarmadi dan Budi Abdullah sebagai Kepala Seksi Perencanaan Teknis. Pergeseran berlanjut ke Wilayah IV dengan Andri Budhiawan sebagai Kasubbag TU dan Yufana Haryanto selaku Kepala Seksi Pemeliharaan Jaringan.

Sementara di Wilayah VI, Hendri Afriadi menjabat Kasubbag TU dan Rudi Istanto sebagai Kepala Seksi Pemeliharaan Jaringan. Formasi ini dilengkapi oleh Les Ambar Sari sebagai Kasubbag TU UPT Pengelolaan Air Minum, Deko Fahruzil selaku Kepala Seksi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan, Ahmad Zaki sebagai Kepala Seksi Perencanaan UPT Laboratorium, serta Damon dan Heri Dasman yang masing-masing mengisi pos perencanaan dan pemeliharaan teknis di UPT Wilayah I. Nama Iwan Gunawan dan Kus Hidayat juga tercatat mengisi posisi teknis strategis di UPT Wilayah IV dan Wilayah V.

Perombakan kali ini juga diwarnai dengan skema demosi, promosi, dan mutasi antar-OPD secara ketat. Satu pejabat, yakni Basharuddin yang sebelumnya menjabat Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah V, harus menerima demosi menjadi Kepala Seksi Jalan dan Jembatan pada Bidang Bina Marga. Sebaliknya, rapor positif membawa Legina Yuliastari naik promosi dari Kasubbag Kepegawaian PUPR menjadi Kepala Bidang Pembukuan, Pengawasan, dan Pembinaan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau.

Sementara itu, mantan Sekretaris Dinas PUPR, Ferry Yunanda, kini dimutasi sebagai Kepala Bagian Reformasi Birokrasi di Biro Organisasi Setdaprov Riau. Posisi strategis lainnya, Eri Ikhsan kini menjabat Kabid Jasa Konstruksi, Rio Andriadi Putra bergeser menjadi Kepala UPT Laboratorium Bahan Konstruksi, Lutfi Hardi memimpin UPT Jalan dan Jembatan Wilayah VI, dan Novel Ilham dipindahtugaskan menjadi Kabid Pengembangan Usaha di Dinas Perkebunan Riau.

Kejutan lain juga terjadi pada pucuk pimpinan dinas, di mana jabatan Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau yang sebelumnya dipegang oleh Thomas Larfo Dimiera kini resmi dialihkan kepada Zulfahmi yang juga menjabat Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Riau.

Menutup rangkaian pelantikan massal tersebut, Plt Gubri SF Hariyanto melayangkan instruksi keras agar seluruh pejabat baru segera menunjukkan performa kerja yang luar biasa, berdedikasi tinggi, serta menjauhkan diri dari budaya kerja santai atau biasa-biasa saja.

Penataan organisasi ini diharapkan mampu menjadi momentum akselerasi bagi penuntasan berbagai proyek infrastruktur strategis di Provinsi Riau secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *