BATAM, Radarsatu.com — Simbol kepedulian sosial dari pucuk pimpinan negara jajaran tertinggi tersalurkan dengan sukses di pusat administrasi Kota Batam pada hari kemenangan umat Islam.
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, secara resmi menyerahkan bantuan kemasyarakatan berupa satu ekor hewan kurban titipan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dipusatkan di Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Centre, pada Rabu pagi, 27 Mei 2026.
Momentum penyerahan yang berjalan khidmat dalam suasana merayakan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah ini juga diselaraskan dengan penyerahan hewan kurban dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, kepada jajaran panitia pelaksana kurban setempat.
Langkah konkret yang digulirkan oleh jajaran eksekutif ini diposisikan sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menebar kebahagiaan serta memperkuat ketahanan pangan warga, khususnya bagi keluarga prasejahtera yang menjadi penerima manfaat daging kurban.
Dalam arahannya, Li Claudia Chandra menegaskan bahwa esensi dari perayaan Lebaran Kurban bukan sekadar ritual keagamaan tahunan di lembar kalender masehi, melainkan sebuah alarm moral untuk melatih keikhlasan, menekan ego pribadi, serta mempertebal solidaritas sosial di tengah konstelasi masyarakat Batam yang heterogen dan hidup dalam keberagaman budaya.
Sapi berbobot prima dari Presiden RI tersebut diharapkan mampu mengencangkan rajutan tali silaturahmi sekaligus mempererat jalinan persaudaraan yang harmonis antarwarga.
Tingginya antusiasme serta pulihnya daya beli masyarakat dalam menyambut Iduladha tahun ini tergambar jelas dari data statistik yang dirilis secara berkala oleh otoritas terkait.
Berdasarkan basis data makro dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, total akumulasi hewan kurban yang disembelih pada Iduladha 1447 Hijriah menembus angka fantastis sebanyak 7.011 ekor.
Jumlah logistik pangan hewani tersebut mencakup 2.408 ekor sapi dan 4.603 ekor kambing berkualitas yang tersebar secara merata di 12 kecamatan, baik di wilayah perkotaan (mainland) maupun gugusan pulau penyangga (thinline).
Menyikapi masifnya aktivitas penyembelihan di tingkat basis tersebut, Pemerintah Kota Batam secara berkala melayangkan imbauan taktis kepada seluruh kelompok masyarakat dan pengurus DKM.
Warga diajak untuk tetap menjaga protokol kebersihan lingkungan, mengelola limbah sisa pemotongan dengan bijak agar tidak mencemari fasilitas publik, serta bahu-membahu menjaga stabilitas kamtibmas agar tetap kondusif.
Li Claudia menutup rangkaian seremonial di Masjid Agung Raja Hamidah dengan optimisme tinggi bahwa semangat pengorbanan luhur ini akan bertransformasi menjadi kekuatan moral dan energi positif dalam mengawal percepatan pembangunan infrastruktur serta menjaga harmonisasi kehidupan sosial di Kota Batam.



