BATAM, Radarsatu.com — Rangkaian fase keberangkatan jemaah haji melalui gerbang Provinsi Kepulauan Riau resmi memasuki puncaknya. Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memimpin langsung prosesi pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) Kelompok Terbang (Kloter) 25 di Asrama Haji Batam pada Kamis, 21 Mei 2026.
Kloter 25 ini menjadi rombongan pamungkas atau kelompok terbang terakhir yang diberangkatkan melalui Embarkasi Batam pada musim haji tahun ini, dengan membawa sebanyak 187 jemaah gabungan yang berasal dari wilayah Kota Batam, Provinsi Kepri, serta Provinsi Jambi.
Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti area asrama saat para jemaah bersiap menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Menariknya, dalam daftar manifes rombongan terakhir ini, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turut serta bertolak untuk menunaikan ibadah suci bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Erlita Amsakar.
Sebelum menaiki armada bus menuju bandara, Amsakar beserta ratusan jemaah lainnya terlebih dahulu merampungkan seluruh tahapan pemeriksaan dokumen final, pengecekan manifes, serta melaksanakan ibadah salat magrib berjamaah bersama jajaran keluarga dan aparatur Pemerintah Kota Batam serta BP Batam yang hadir melepas.
Dalam pidato pelepasannya, Plh Wali Kota Li Claudia Chandra menyampaikan rasa takzim sekaligus mendoakan keselamatan bagi seluruh jemaah yang akan menempuh perjalanan udara menuju Arab Saudi.
Li Claudia menitipkan pesan mendalam agar para jemaah senantiasa memprioritaskan perlindungan kesehatan fisik dan memperkuat rasa kebersamaan antarsesama selama berada di Tanah Suci.
Atas nama jajaran Pemko Batam dan BP Batam, ia berharap nilai-nilai saling tolong-menolong terus dipraktikkan di lapangan agar seluruh rukun haji dapat dijalankan secara lancar, aman, hingga nantinya rombongan dapat kembali ke Tanah Air dengan menyandang predikat sebagai haji yang mabrur.
Apresiasi terhadap kelancaran operasional embarkasi juga diutarakan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Syafi’i. Pihaknya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sokongan penuh fasilitas sarana dan prasarana dari pemerintah daerah dari pembukaan kloter pertama hingga kloter penutup ini.
Syafi’i turut membekali para jemaah dengan nasihat spiritual krusial agar mereka senantiasa meluruskan niat murni beribadah untuk meraih ampunan Sang Pencipta, menjaga kestabilan emosi, memperbanyak zikir, serta tidak memaksakan kondisi fisik di tengah perbedaan cuaca ekstrem demi kekhusyukan beribadah.



