BINTAN, Radarsatu.com – Pelaksanaan Turnamen Sepak Bola Bupati Cup III Tahun 2026 tidak hanya menjadi panggung adu taktik di lapangan hijau, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Memasuki hari ketiga, Kamis (14/05/2026), antusiasme masyarakat di Bintan Timur terpantau semakin melonjak, membawa berkah nyata bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Kehadiran ribuan suporter yang memadati Lapangan Bola Assyura, Gunung Lengkuas, dimanfaatkan dengan baik oleh warga setempat untuk menjajakan berbagai produk, mulai dari aneka kuliner hingga minuman segar. Stadion tidak hanya bergemuruh oleh sorak-sorai gol, tetapi juga ramai oleh transaksi jual beli di stand-stand UMKM.
Olahraga dengan Efek Domino Ekonomi
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, sejak pembukaan turnamen pada Selasa lalu telah menegaskan bahwa setiap perhelatan besar di Bintan harus memiliki multiplier effect bagi warga. Ia secara terbuka mengajak para penonton untuk menyisihkan rezeki dengan berbelanja di lapak-lapak pedagang lokal yang ada di area turnamen.
“Bupati Cup bukan hanya soal pertandingan sepak bola, tetapi bagaimana kegiatan ini mampu menghidupkan ekonomi masyarakat. Kita melihat langsung banyak UMKM yang merasakan dampak positif dari ramainya masyarakat yang datang setiap harinya,” ujar Roby.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bintan, mengintegrasikan event olahraga dengan pemberdayaan ekonomi lokal adalah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi kerakyatan pascapandemi dan di tengah tantangan global saat ini.
Peluang Terbuka untuk Pelaku Usaha Lokal
Senada dengan arahan Bupati, Kepala Bidang Olahraga Dispora Bintan, Dodi, menyatakan bahwa pihaknya memang merancang tata kelola turnamen agar ramah terhadap pelaku usaha kecil. Area di sekitar Lapangan Assyura ditata sedemikian rupa agar para pedagang mendapatkan ruang yang layak.
“Kami membuka peluang luas bagi UMKM sekitar. Hari ini kita lihat antusiasme penonton luar biasa, dan rata-rata mereka berbelanja di UMKM lokal. Alhamdulillah, ini menjadi berkah tambahan untuk peningkatan pendapatan warga setempat,” jelas Dodi.
Dengan jadwal pertandingan yang masih panjang, perputaran uang di sektor UMKM selama Bupati Cup III diprediksi akan terus meningkat. Hal ini membuktikan bahwa sinergi antara pembinaan prestasi olahraga dan penguatan ekonomi dapat berjalan beriringan demi kesejahteraan masyarakat Bintan.



