Gema Inhil Berselawat, Wabup Yuliantini Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah

Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Yuliantini.F-Istimewa

TEMBILAHAN, Radarsatu.com – Ratusan jemaah memadati Lapangan Gajah Mada, Tembilahan, untuk mengumandangkan selawat dan doa dalam acara religius bertajuk “Inhil Berselawat: Menjemput Syafaat di Negeri Beradat”, Selasa (12/5/2026) malam. Hadir di tengah jemaah, Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Yuliantini mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan selawat sebagai napas kehidupan.

Gebyar selawat yang berlangsung khidmat ini dipandu oleh Gus Roudhy Al Musthofa, Pimpinan Pondok Pesantren Kandangan An Nahdiyah, Siak, dengan iringan musik hadroh dari grup Ahbabul Musthofa, Tembilahan.

Melihat antusiasme jemaah yang didominasi oleh kaum milenial dan generasi Z, Wabup Yuliantini mengaku bangga. Ia berharap momentum ini menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan di hati para penerus bangsa.

“Dalam membangun daerah, kita tidak hanya butuh generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga yang memiliki karakter kuat. Gemar berselawat dapat melembutkan hati dan menambah kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga kita bisa meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Yuliantini.

Lebih lanjut, Wabup perempuan pertama di Inhil ini berpesan agar para pemuda menjadikan selawat sebagai gaya hidup (lifestyle) sekaligus perisai diri di tengah gempuran arus globalisasi yang kian tak terbendung.

“Jadikan selawat sebagai benteng agar terhindar dari paham radikalisme yang memecah belah, bahaya narkoba, pergaulan bebas, hingga kegiatan negatif lainnya. Ini juga merupakan upaya kita bersama untuk menjemput keberkahan bagi Kabupaten Inhil tercinta,” tegasnya.

Acara Inhil Berselawat ini juga dirangkaikan dengan agenda Pengukuhan Pengurus Cabang (PC) Ansor Inhil. Wabup Yuliantini berharap momen ini dapat memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan dalam membangun sumber daya manusia yang berbasis iman dan takwa.

Dengan gema selawat yang membubung tinggi di langit Tembilahan, diharapkan Inhil tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan penuh keberkahan di bawah naungan akhlakul karimah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *