PEKANBARU, Radarsatu.com – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Provinsi Riau berlangsung khidmat dan produktif di kawasan Purna MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Minggu (3/5/2026). Momentum ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi, tetapi juga ruang kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Riau dan berbagai elemen pekerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, Roni Rakhmat, menyebutkan sedikitnya ada delapan serikat pekerja besar yang memadati lokasi. Di antaranya adalah KSPSI Riau, KSBSI Sejahtera, FSPMI Riau, hingga Serikat Pekerja Perkebunan Regional PTPN IV. Hadir pula elemen dari KSPSI AGN Riau, FSBSI Riau, serta SBCI Riau.
Roni menegaskan bahwa pemerintah memandang buruh sebagai tulang punggung ekonomi Bumi Lancang Kuning yang dedikasinya layak mendapatkan rekognisi tinggi.
“Melalui ruang dialog ini, kami ingin memastikan aspirasi pekerja tidak hanya didengar, tapi langsung ditampung untuk dicarikan solusi konkret. Tujuannya satu, agar para pekerja di Riau hidup lebih sejahtera,” tegas Roni Rakhmat.
Aspirasi Siap Diteruskan ke Level Nasional
Sebagai langkah tindak lanjut, Disnakertrans Riau akan merangkum seluruh masukan dari kedelapan serikat pekerja tersebut untuk dibahas bersama Plt Gubernur Riau. Roni menambahkan, poin-poin krusial yang bersifat regulasi pusat akan diteruskan secara resmi ke pemerintah pusat melalui DPR RI.
“Kami akan merekapitulasi masukan dari rekan-rekan serikat. Aspirasi yang membutuhkan intervensi kebijakan nasional akan kami suarakan ke tingkat pusat agar suara buruh Riau mendapatkan perhatian nasional,” tambahnya.
Aksi Simbolik: Tanam Pohon Aren untuk Lingkungan
Uniknya, May Day 2026 di Riau juga diwarnai dengan aksi peduli lingkungan. Jajaran Forkopimda Riau bersama para buruh melakukan penanaman bibit pohon di kawasan Purna MTQ. Berdasarkan saran teknis dari Dir Intelkam Polda Riau, jenis pohon yang dipilih adalah pohon aren karena karakteristik akarnya yang mampu menyerap air dalam jumlah besar.
“Saran ini sangat bermanfaat untuk membantu mengurangi genangan air di kawasan Purna MTQ saat musim hujan. Ini pesan kuat bahwa kolaborasi kita juga berdampak nyata bagi lingkungan,” jelas Roni.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah petinggi daerah, termasuk Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Dir Intelkam Polda Riau Kombes Pol Wimboko, perwakilan Danlanud Roesmin Nurjadin, serta Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar. Kehadiran para tokoh ini menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan kesejahteraan buruh adalah tanggung jawab kolektif di Provinsi Riau.



